Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terdampak Proyek Jalan Tol, Sejumlah Warga Klaten Jadi Miliarder Dadakan

Sejumlah warga di Klaten, Jawa Tengah mendadak jadi miliarder setelah mendapat uang ganti rugi pembebasan lahan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 November 2021  |  08:32 WIB
Proses serah terima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek jalan tol Solo/Yogyakarta.
Proses serah terima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek jalan tol Solo/Yogyakarta.

Bisnis.com, SOLO - Sejumlah warga Klaten, Jawa Tengah yang lahannya terdampak proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta bak memperoleh durian runtuh.

Pasalnya, uang ganti rugi yang diterima dari proyek pembebasan lahan jalan tol tersebut membuat mereka menjadi miliarder dadakan.

Salah satu warga yang memperoleh uang ganti rugi adalah Prihatin (55), warga Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Klaten.

Ia mengaku mendapatkan uang senilai Rp1,7 miliar dari lahan pertaniannya seluas 2.192 meter persegi yang terdampak jalan tol.

“Sebenarnya lahan milik saya yang terdampak jalan tol Solo-Jogja ada lima bidang atau seluas 5.380 meter persegi [tapi baru memperoleh pencairan UGR sebagian],” kata Prihatin.

Prihatin mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tol tersebut. Sebab, nilai ganti rugi yang diberikan di atas harga pasaran.

Uang yang diterima itu, kata dia, akan digunakan untuk modal usaha. Mengingat sebentar lagi dirinya akan pensiun dari pekerjaan.

“Saya punya tiga anak. Sementara ini hanya ingin menyiapkan modal usaha,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Sulistiyono, mengatakan total uang ganti rugi (UGR) yang dicairkan di Desa Tarubasan senilai Rp75 miliar.

Uang tersebut untuk membebaskan lahan 88 bidang dan lahan di Kadirejo (Karanganom), Beku (Karanganom) dan Glagahwangi (Polanharjo).

“UGR paling tinggi di Tarubasan sini senilai Rp3,5 miliar yang diterima seorang warga,” katanya.

Sebagaimana diketahui, luas tanah di Klaten yang terdampak jalan tol Solo-Jogja berkisar 4.071 bidang atau 3.728.114 meter persegi.

Luas tersebut tersebar di 50 desa di 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan yang akan dilintasi jalan tol, seperti Polanharjo, Delanggu, Ceper, Karanganom, Ngawen, Karangnongko, Klaten Utara, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, dan Prambanan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol

Sumber : Solopos.com

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top