Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD Kota Yogya Intensif Membahas Anggaran Perubahan

Proses pembahasan anggaran perubahan 2017 ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan sehingga DPRD Kota Yogyakarta melakukan pembahasan secara maraton agar dapat diselesaikan pada Jumat (25/8).
News Writer
News Writer - Bisnis.com 24 Agustus 2017  |  11:26 WIB
DPRD Kota Yogya Intensif Membahas Anggaran Perubahan
Ilustrasi. - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Proses pembahasan anggaran perubahan 2017 ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan sehingga DPRD Kota Yogyakarta melakukan pembahasan secara maraton agar dapat diselesaikan pada Jumat (25/8).

"Penetapan target waktu pembahasan anggaran perubahan ini sudah menjadi kesepakatan bersama," kata Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Yogyakarta Suwarto di Yogyakarta, Kamis (24/8/2017).

Menurut dia, pembahasan anggaran perubahan biasanya tidak membutuhkan waktu lama karena hanya melakukan penyesuaian terhadap pergeseran sejumlah kegiatan.

Seluruh organisasi perangkat daerah, lanjut dia, juga sudah menyusun rencana perubahan anggaran sehingga tinggal melakukan pencermatan terhadap kegiatan yang diusulkan agar tetap bisa dijalankan pada sisa tahun anggaran.

Sementara itu, anggota Badan Anggaran Danang Rudiaymoko sempat menyayangkan keterlambatan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menyampaikan kebijakan umum perubahan anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUPA-PPAS).

"Seharusnya, KUPA PPAS sudah disampaikan awal Juli tetapi baru disampaikan pada pekan pertama Agustus dan sekarang sudah masuk pekan ketiga Agustus," katanya.

Harapannya, kata dia, proses pembahasan anggaran perubahan dapat dilakukan lancar sehingga target waktu pembahasan dan rencana penetapan anggaran perubahan dapat dilakukan tepat waktu.

Danang mencermati beberapa kegiatan yang sulit dimasukkan dalam anggaran perubahan, di antaranya penanganan pedagang Pasar Kembang. "Sepertinya sudah sulit untuk dimasukkan anggaran perubahan. Harapannya bisa masuk dalam anggaran murni tahun depan," katanya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta Kadri Renggono mengatakan waktu yang tersisa untuk menjalankan kegiatan dalam anggaran perubahan hanya sekitar tiga bulan.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah daerah hanya menyampaikan pergeseran anggaran dengan menyesuaikan sisa lebih penghitungan anggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp-el

Sumber : Antara

Editor : News Editor
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top