Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan Terhadap Beras Bulog Kualitas Medium Turun

Permintaan masyarakat terhadap beras kualitas medium dari Perum Bulog mengalami penurunan seiring dengan harga beras lain yang mulai mendekati normal.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 19 Maret 2018  |  14:00 WIB
Permintaan Terhadap Beras Bulog Kualitas Medium Turun
Ilustrasi.
Bagikan

Bisnis.com, SOLO—Permintaan masyarakat terhadap beras kualitas medium dari Perum Bulog mengalami penurunan seiring dengan harga beras lain yang mulai mendekati normal.

"Harga beras yang bukan dari Bulog mengalami penurunan sekitar Rp700-1.000/kg," kata salah satu pedagang beras di Pasar Legi Ali Wiyono di Solo, Senin (19/3/2018).

Ia mengatakan dengan penurunan tersebut saat ini harga beras kualitas medium di kisaran Rp10.000/kg. Menurut dia, dengan selisih harga antara beras Bulog dengan beras pasaran yang tidak terlalu besar, konsumen lebih memilih beras medium pasaran.

"Kalau dulu beras Bulog sebanyak 15 sak bisa habis dalam waktu tiga hari sekarang sudah mulai sulit. Saya dikirim dari Bulog sebanyak 25 sak sejak tanggal 5 Maret dan saat ini masih sisa banyak," katanya.

Adapun untuk satu sak berisi 25 kg. Melihat kondisi tersebut, saat ini ia menjual beras untuk operasi pasar di bawah harga yang sudah ditentukan oleh Bulog, yaitu Rp9.350/kg.

"Saat ini saya jualnya sekitar Rp9.000/kg. Dengan harga itu saya masih untung karena kalau dari Bulog kan Rp8.250/kg," katanya.

Senada, pedagang lain, Sri mengatakan tidak lagi menjual beras dari Bulog seharga Rp9.350/kg tetapi di bawah itu.

"Permintaan masih banyak tetapi tidak sebanyak dulu. Terakhir saya dikirim beras dari Bulog 10 hari yang lalu sebanyak 20 sak, sampai saat ini masih 2 sak," katanya.

Sebelumnya, tepatnya sejak awal tahun ini Bulog melakukan operasi pasar komoditas beras untuk menekan harga beras di pasaran. Untuk operasi pasar tersebut Bulog menyalurkannya melalui pedagang, sehingga penjualan tidak dilakukan dari Bulog ke konsumen tetapi dari pedagang ke konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golkar

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top