Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ERUPSI MERAPI, Magma dari Perut Gunung Naik ke Permukaan Perlahan

Erupsi efusif adalah erupsi yang dicirikan pengeluaran magma menuju permukaan dengan cara meleleh atau penghancuran kubah lava.
I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika - Bisnis.com 25 Mei 2018  |  13:01 WIB
ERUPSI MERAPI, Magma dari Perut Gunung Naik ke Permukaan Perlahan
Puncak Gunung Merapi terlihat dari Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/5). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SLEMAN—Dari berbagai indikasi yang muncul belakangan ini, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut Gunung Merapi sedang mengarah ke erupsi efusif, dan bukan seperti letusan eksplosif dahsyat pada 2010 lalu.

"Sekarang [Gunung Merapi] menuju [erupsi] efosif, karena adanya indikasi yang sangat lemah. Jadi dari deformasi sedikit sekali. Artinya si magma itu menuju permukaan pelan sekali. Jadi magmanya encer dan ke permukaan dengan meleleh," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida saat jumpa pers, Jumat (25/5/2018).

Erupsi efusif, lanjut Hanik, adalah erupsi yang dicirikan pengeluaran magma menuju permukaan dengan cara meleleh atau penghancuran kubah lava. Letusan jenis ini biasanya tidak disertai ledakan. Kalau pun ada ledakan, itu hanya sesekali dan tidak besar. Hal ini disebabkan karena tidak adanya tekanan gas yang tinggi dari dalam gunung.

Kondisi Gunung Merapi saat ini, sambung Hanik, kemungkinan besar akan mengakibatkan terbentuknya kubah lava. Jika tekanan dari bawah masih kuat, maka akan terjadi erupsi magmatik. Letusan yang mungkin terjadi diperkirakan sama dengan erupsi Gunung Merapi tahun 2002 dan 2006.

"Kecenderungannya akan terjadi erupsi efusif, karena tidak ada deformasi yang siginifikan. Ini terjadi karena magma berjalan pelan sehingga tidak cukup kuat mendorong tubuh api. [Erupsinya] sangat jauh berbeda dengan 2010. Tapi parameter-parameter itu akan terus kami pantau. Jika ada perkembangan akan disampaikan," jelas Hanik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung merapi

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top