Penjualan Rumah di Jateng Tak Capai Target

DPD Real Estat Indonesia Jawa Tengah mencatat penjualan rumah melalui pameran sepanjang tahun ini mengalami penurunan.
Alif Nazzala Rizqi | 21 November 2018 16:02 WIB
Pameran properti. - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, SEMARANG -- DPD Real Estat Indonesia Jawa Tengah mencatat penjualan rumah melalui pameran sepanjang tahun ini mengalami penurunan.

Tahun ini, Real Estat Indonesia (REI) sudah menggelar sembilan pameran dan angka penjualannya meleset dari target.

Ketua Panitia Property Expo Semarang Dibya K. Hidayat mengatakan pada penutupan Property Expo Semarang ke-9 yang dihelat di Mall Ciputra pada 9-20 November 2018, terjual 36 unit rumah. Jumlah tersebut jauh di bawah pencapaian penjualan pada 2017.

"Pada 2017, ada 407 unit yang terjual. Hingga pameran yang kesembilan [tahun ini], total penjualan baru 256 unit. Selisih cukup banyak, rasanya tak akan terkejar karena pameran tinggal satu kali," ungkapnya, Rabu (21/11/2018).

Dibya  menjelaskan secara keseluruhan target penjualan rumah di Jawa Tengah (Jateng) juga meleset.

Pada 2018, DPD REI Jateng menargetkan menjual 11.000 unit baik rumah komersial maupun yang menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Adapun penjualan rumah FLPP hingga saat ini baru mencapai 8.000 unit.

"Secara keseluruhan, perolehan penjualan rumah DPD Jateng belum terpenuhi, baik FLPP maupun komersial," ujarnya.

Melambatnya penjualan rumah FLPP diakibatkan lamanya proses perizinan. Sementara itu, penjualan rumah komersial dipengaruhi kondisi makro ekonomi dan suhu politik sehingga pembeli memilih menunggu.

Untuk mengejar target penjualan rumah FLPP, pihaknya akan menggelar pameran khusus rumah FLPP di Java Mall Semarang pada 22 November-3 Desember 2018.

Tag : properti, jateng
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top