Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tol Trans Jawa Belum Untungkan Pengusaha Truk Semarang

Adanya jalan tol trans Jawa yang diresmikan beberapa waktu lalu belum sepenuhnya untungkan pengusaha terutama jasa angkutan truk.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  18:06 WIB
Pengendara truk tanki melintasi jalan tol ruas Salatiga-Boyolali di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Pengendara truk tanki melintasi jalan tol ruas Salatiga-Boyolali di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, SEMARANG - Adanya jalan tol trans Jawa yang diresmikan beberapa waktu lalu belum sepenuhnya untungkan pengusaha terutama jasa angkutan truk. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) cabang Tanjung Emas Semarang Supriyono mengatakan, tarif jalan tol cukup mahal sehingga banyak dari pengemudi truk yang lebih memilih lewat jalan nasional.

"Kami rasa tarif jalan tol cukup mahal. Jadi kebanyakan supir truk lebih tertarik menggunakan jalan nasional ketimbang melalui jalan tol," kata Supriyono Rabu (27/2/2019).

Dia menjelaskan, untuk beberapa ruas jalan tol di Jateng seperti Solo menuju ke Sragen para pengemudi truk lebih memilih tol. Hal ini karena melalui jalan tol lebih efisien dibandingkan melalui jalan nasional.

"Para pengemudi truk untuk beberapa ruas seperti Solo - Sragen lebih memilih jalan tol karena jauh lebih efisien jika dibandingkan lewat jalan nasional," ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Supriyono meminta kepada pemerintah untuk mengkaji ulang tarif tol supaya lebih murah. Dia menginginkan, adanya diskon khusus untuk pengemudi truk yang melalui jalan tol trans Jawa.

"Dari para pengusaha jasa angkutan truk meminta agar pemerintah mengkaji ulang tarif yang ditetapkan. Kami ingin khusus untuk truk mendapatkan diskon agar tidak memberatkan pengusaha," katanya.

Lebih lanjut Supriyono berharap, agar adanya tol trans Jawa bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat dan pemerintah bisa mengkaji ulang tarif yang telah ditetapkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

truk tol trans jawa Aptrindo
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top