Pertamina Atensi Khusus Ramadan dan Lebaran di Jateng-DIY

Pertamina tidak bisa menyepelekan momen tersebut.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 25 April 2019  |  18:25 WIB

Bisnis.com, SEMARANG – PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV menjamin stok elpiji maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk konsumsi masyarakat sepanjang Ramadan dan Idul Fitri di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) aman.

General Manager Pertamina MOR IV, Tengku Fernanda mengatakan, Ramadan dan Lebaran sudah menjadi kegiatan rutin yang biasa dijalankan. Namun demikian Pertamina tidak bisa menyepelekan momen tersebut.

Pertamina tetap bertanggung jawab menjamin pasokan LPG maupun BBM berjalan lancar sehingga tidak ada kendala di masyarakat.

"Namun kita tidak boleh underestimate atau over confidence. Kita tetap mempersiapkan diri sebaik-baiknya," ujarnya, Kamis (25/4/2019).

Dikatakan, untuk itu Pertamina MOR IV akan menyiapkan sekitar 450 agen elpiji yang ada di Jawa Tengah dan DIY, guna mengamankan pasokannya. Selain itu, Pertamina MOR IV juga akan menugaskan agen serta pangkalan elpiji siaga, yang siap melayani kebutuhan elpiji masyarakat selama 24 jam penuh.

"Melalui agen dan pangkalan elpiji siaga tersebut, masyarakat yang tiba-tiba saja membutuhkan LPG tetap akan bisa dilayani," ucapnya.

Ditambahkan, menjamin kebutuhan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertamina MOR IV juga akan melakukan penambahan stok dari kebutuhan normal harian. Terutama pada saat dimulainya pergerakan kendaraan arus mudik.

"Untuk ketersediaan BBM di SPBU secara rutin pastinya akan meningkatkan stok supaya saat mulai arus mudik atau aktivitas menjelang berbuka puasa jangan sampai kosong," katanya.

Disebutnya, tambahan pasokan LPG dan BBM selama Ramadan dan Lebaran tidak ada pembatasan. Adapun untuk tahun lalu terjadi kenaikan permintaan sekitar 15%- 20% untuk BBM dan 10% - 15% LPG.

"Tahun ini dengan pola arus mudik yang berbeda kita masih memperkirakan. Terbagi Pantura berapa tol berapa," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top