Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemudik Disarankan Gunakan Jalur Selatan Jateng, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan kepada masyarakat agar memilih jalur selatan ketika mudik lebaran.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  15:36 WIB
Foto udara jalur alternatif Brebes-Jatibarang di bawah jalan tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019). Jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang dilewati pemudik dari jalur Pantura Brebes menuju Slawi dan Purwokerto. - Antara/Oky Lukmansyah
Foto udara jalur alternatif Brebes-Jatibarang di bawah jalan tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019). Jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang dilewati pemudik dari jalur Pantura Brebes menuju Slawi dan Purwokerto. - Antara/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, KEBUMEN – Setelah merasakan sendiri melintas di Jalan Urut Sewu Kebumen sepanjang 211,95 km, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan kepada masyarakat agar memilih jalur selatan ketika mudik lebaran.

Jalan Urut Sewu merupakan jalan alternatif ke arah Purworejo selain Jalan Ambal - Kembaran jika dari jalan Diponegoro Kebumen, dan jalan alternatif ke Banyumas atau Cilacap selain Jalan Daendels. Pengecekan jalan tersebut dilakukan Ganjar pada Kamis (23/5/2019) setelah mengecek persiapan mudik di jalur tengah, Kabupaten Semarang - Magelang.

Begitu merasakan langsung jalanan Urut Sewu Ganjar langsung memastikan rekomendasinya pada para pemudik agar lewat jalur selatan. Selain karena kualitas jalan, pemandangan yang disajikan cukup menawan, dari areal persawahan, perbukitan, perkebunan kelapa hingga pantai.

"Ini aspalnya juga bagus, model Jerman kalau tidak salah. Lebih kuat karena agak kasar. Jalurnya bagus dan tempatnya indah. Ini kita siapkan untuk pemudik yang lewat selatan. Ini sudah siap dilintasi pemudik. Kendaraan ini sudah berlalu lalang," kata Ganjar melalui siaran persnya.

Jalan tersebut memiliki panjang total 211.95 km. Sampai tahun anggaran 2018 sudah dikerjakan sepanjang 151,23 km atau 71,35. Ganjar yang sehabis nyekar di makam kedua orangtuanya di Purworejo kemudian meluncur menuju titik awal Jalan Urut Sewu Kebumen. Melihat kualitas aspalnya Ganjar pun tergoda untuk melintas sampai ujung.

"Kalau kemarin semua orang ngecek Pantura, sekarang kita mau cek jalur selatan. Saya mau muter sampai pol jalan ini, saya ini mau memastikan jalan ini sampai ujungnya. Jadi mungkin tembusnya ke Banyumas dan terus saya berlanjut ke utara," katanya.

Namun demikian Ganjar menyarankan pada pemudik yang memilih jalur selatan untuk berhati-hati karena masih minimnya lampu penerangan jalan. Namun dirinya berjanji bakal segera menangani hal tersebut.

"Ini kita berikan para pemudik lewat selatan, lewat selatan bagus. Mungkin yang masih perlu bantuan atau yang harus pemudik hati-hati ketika lewat selatan ini belum ada penerangan jalannya. Nanti kita bantu dengan pasang eliniator mudah-mudahan mudik lebaran lewat selatan bisa lebih lancar," ujarnya.

Selain itu Ganjar juga mengatakan untuk jalur tengah memang ada sedikit hambatan karena pengerjaan pelebaran jalan di Jambu, Kabupaten Semarang yang sampai saat ini belum selesai. Namun, dia memastikan segala alat berat dan material pengerjaan tidak akan mengganggu pemudik.

"Tinggal yang jalur tengah tadi yang masih jadi PR adalah yang di Jambu. Oleh karena itu bantuan dari kabupaten sangat penting," katanya. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjar pranowo Mudik Lebaran
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top