2 Hari Jelang Lebaran, Kulit Ketupat Janur Dijual Rp800 Per Biji

Semarak Lebaran 2019 mulai terasa di sejumlah pasar tradisional Kota Jogja. Kulit ketupat janur menjadi salah satu barang yang ramai diperjualbelikan di pasar karena ketupat menjadi salah satu hidangan saat perayaan lebaran. Penjual janur pun bermunculan salah satunya di Pasar Gedong Kuning yang berlokasi di Jalan Kebunraya, Gedong Kuning, Kota Jogja.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  12:14 WIB
2 Hari Jelang Lebaran, Kulit Ketupat Janur Dijual Rp800 Per Biji
Pedagang kulit ketupat janur menjajakan dagangannya di depan Pasar Gedong Kuning, Kota Jogja, Senin (3/6/2019). - Harian Jogja/Sunartono.

Bisnis.com, JOGJA- Semarak Lebaran 2019 mulai terasa di sejumlah pasar tradisional Kota Jogja. Kulit ketupat janur menjadi salah satu barang yang ramai diperjualbelikan di pasar karena ketupat menjadi salah satu hidangan saat perayaan lebaran. Penjual janur pun bermunculan salah satunya di Pasar Gedong Kuning yang berlokasi di Jalan Kebunraya, Gedong Kuning, Kota Jogja.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, puluhan penjual kulit ketupat janur memajang barang dagangannya di luar Pasar Gedong Kuning. Mereta rata-rata menjualnya Rp800 per biji baik janur maupun kulit ketupat yang sudah jadi. Sebagian besar pedagang mematok harga tertinggi nominal tersebut, dengan ketentuan satu ikat bungkus ketupat janur berisi 10 biji dijual Rp8.000.

Jika pandai menawar, harga tersebut bisa turun antara Rp6.000 hingga Rp7.000 untuk 10 bijinya. "Saat ini memang harganya agak mahal karena susah cari barangnya, banyak janur yang dimakan kuwawung [hama di pohon kelapa]," kata salah satu penjual Warjiyono, Senin (3/6/2019).

Warga Berbah Sleman itu menuturkan, pada jelang Lebaran 2019 ini ia baru memulai berjualan kulit ketupat saat H-2. Alasannya karena pada saat hari itulah masyarakat banyak yang membutuhkan. “Biasanya seperti tahun sebelumnya saya menjual dari H-2 sampai H-1, ya cuma dua hari itu,” katanya.

Warjiyono mengaku stok janur itu ia datangkan dari Purworejo. Harganya pun relatif tinggi karena banyak kelapa yang daunnya justru dimakan hama sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk pembungkus ketupat. “Dari Purworejo ada yang mengirim, saya bawa ke sini [pasar], kemudian membuat ketupatnya di sini juga. Banyak yang membeli sudah jadi [bungkus ketupat], tetapi ada juga yang beli janur,” ujarnya.

Salah satu pembeli Misti mengatakan, ia membeli janur di pasar tersebut dengan harga Rp7.000 per 10 lembar janur. Ketupat diakuinya menjadi salah satu hidangan wajib bagi keluarganya setiap lebaran. “Ini hanya beli janur, mau membuat sendiri biar sesuai keinginan,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jogjakarta, Mudik Lebaran

Sumber : harianjogja.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top