Pemanfaatan Teknologi Webinar pada Paparan Publik 42 Perusahaan

Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 perusahaan tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam acara Public Expose Live 2019.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  13:14 WIB
Pemanfaatan Teknologi Webinar pada Paparan Publik 42 Perusahaan
Penggunaan teknologi Webinar dalam paparan publik

Bisnis.com, SEMARANG—Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan pasar modal Indonesia.

Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 perusahaan tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam acara Public Expose Live 2019.
 
Paparan publik dari 42 perusahaan tercatat tersebut merupakan rangkaian dari acara Public Expose Live 2019 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Public Expose Live 2019 diselenggarakan di Area Galeri BEI selama enam hari yang dibagi menjadi dua periode; periode pertama pada 19 hingga 21 Agustus 2019, kemudian periode kedua pada 26 hingga 28 Agustus 2019.

Webinar adalah salah satu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengadakan seminar, talk show, diskusi dan kegiatan lainnya yang dilakukan secara online tanpa mengharuskan penggunanya
untuk bertatap muka, menggunakan jaringan internet melalui sebuah sistem berbasis website atau aplikasi Webinar yang disebut Zoom.

Selama acara berlangsung akan dilaksanakan dua presentasi  secara bersamaan yang dilakukan oleh Perusahaan Tercatat yang terbagi dalam empat sesi setiap harinya.
 
Tujuan dari diadakannya acara Public Expose Live 2019 ini adalah menempatkan BEI sebagai fasilitator untuk mempertemukan investor dengan perusahaan tercatat, membuka akses dan hubungan yang lebih
luas antara investor dengan emiten, serta meningkatkan pemahaman investor terhadap kinerja perusahaan.

Selain itu tujuan lainnya adalah menambah basis investor lokal, memberikan fasilitas kepada perusahaan tercatat dalam pemenuhan kewajiban Public Expose Tahunan, serta meningkatkan likuiditas pasar.

Kriteria perusahaan yang dipilih adalah berurutan berdasarkan Indeks Kompas100  dan LQ45 yang belum melakukan paparan publik, perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar tinggi, tetapi tidak masuk dalam indeks, dan perusahaan yang baru mencatatkan saham perdananya di BEI.

Untuk periode pertama pada 19 sampai dengan 21 Agustus 2019 terdapat  24 Perusahaan Tercatat yaitu; PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk., PT Medikaloka Hermina Tbk., PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk., PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Medco Energi Internasional Tbk., PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk., PT Waskita Beton Precast Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Kalbe Farma Tbk., PT PP (Persero) Tbk., PT Sarana Menara Nusantara Tbk., PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk., PT Alam Sutera Realty Tbk., PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.,

PT Wijaya Karya Beton Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Semen Baturaja (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan PT Aneka Tambang Tbk.

Kemudian, untuk periode kedua pada 26 sampai dengan 28 Agustus 2019 terdapat 18 perusahaan yang akan memberikan paparan publiknya, yaitu; PT Astra International Tbk., PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., PT United Tractors Tbk., PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk.,

PT PP Properti Tbk., PT Adaro Energy Tbk., PT Timah (Persero) Tbk., PT Gudang Garam Tbk., PT Bukit Asam (Persero) Tbk., PT Lippo Karawaci Tbk., PT AKR Corporindo Tbk., PT Vale Indonesia Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Indo Tambangraya Megah Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Bumi Resources Tbk., PT Bank Permata Tbk. dan PT Elnusa Tbk.
 
Meskipun dapat disaksikan melalui Webinar, investor institusi turut diundang untuk menghadiri acara Public Expose Live 2019 dengan tatap muka secara langsung.

Investor institusi yang dimaksud adalah perwakilan dari Analis Perusahaan Sekuritas, Manajer Investasi, Asuransi, Dana Pensiun, Pengurus Asosiasi Analis Efek Indonesia, Pengurus Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, dan Pengurus Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bei, jateng

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top