Bisnis.com, YOGYAKARTA - Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono menyarankan kepada mahasiswa tidak perlu terburu-buru menyelesaikan kuliah.
Hal itu disampaikannya saat menanggapi pernyataan Dekan Fakultas Teknik UGM, Nizam, dalam Kuliah Umum Mahasiswa Baru Pascasarjana Fakultas Teknik UGM, Selasa (27/8/2019).
Pada kata pengantarnya, Nizam mengatakan sudah tenar frasa 'masuk UGM susah, keluar susah.' Dia berharap mahasiswa Fakultas Teknik UGM dapat melakukan studi dengan baik dan lekas lulus.
Nizam menyebut saat ini rata-rata masa belajar mahasiswa Fakultas Teknik UGM sekitar 2 tahun 3 bulan, lebih cepat dari sebelumnya.
Menanggapi pernyataan itu, Menteri Basoeki berada di posisi sebaliknya. Menurutnya, pendidikan tidak perlu tergesa-gesa.
"Tiga anak saya di UGM, tidak boleh akselerasi karena pendidikan harus dinikmati. Empat tahun saya kuliah di AS, tidak pernah satu hari pun saya bolos. Saya nikmati," tuturnya.
Basoeki juga memberi tips agar mahasiswa jangan terus-menerus belajar, tetapi perlu juga dolan.
"Waktu di AS, TOEFL saya dianggap kurang. Saya diminta kursus bahasa Inggris. Ketika tes, file listening hilang. Saya bilang file hilang kok saya ujian listening. Akhirnya, saya tidak ujian listening. Jadi perlu juga sedikit-sedikit nekad," kata Basoeki diakhiri tawa para mahasiswa.
Dia mengakhiri pesan kepada mahasiswa agar menikmati proses belajar dan banyak berdoa selama berkuliah di UGM.