Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan Wisman ke Jateng merosot 4,22%

BPS Jateng mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung melalui pintu masuk Bandara Ahmad Yani pada Juli 2019 tercatat hanya sebanyak 1.885 kunjungan.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 02 September 2019  |  14:42 WIB
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah - JIBI/Rachman
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah - JIBI/Rachman

Bisnis.com, SEMARANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung melalui pintu masuk Bandara Ahmad Yani pada Juli 2019 tercatat hanya sebanyak 1.885 kunjungan. 

Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan bulan Juni yang tercatat mencapai 1.968 kunjungan. 

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, kunjungan wisman didownload oleh tiga negara yakni Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

"Jumlah kunjungan wisman terbanyak berasal dari warga negara berkebangsaan Malaysia yaitu 516 kunjungan, disusul Singapura 201 kunjungan dan Vietnam sebanyak 84 kunjungan," kata Sentot, Senin (2/8/2019).

Di sisi lain lanjutnya, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada bulan Juli 2019 tercatat sebesar 47,02% turut mengalami penurunan sebesar 2,12 poin dibanding TPK bulan Juni yang tercatat sebesar 49,14%.

Menurutnya, bila dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 maka TPK Juli 2019 juga mengalami penurunan sebesar 0,42 poin.

"TPK bulan Juli 2019 tertinggi terjadi pada hotel bintang 4 yaitu sebesar 53,12% dan terendah hotel bintang 1 sebesar 31,83%," ujarnya.

Dikatakan, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Juli 2019 tercatat sebesar 1,26 malam, naik 0,02 poin dibanding bulan Juni yang tercatat sebesar 1,24 malam. 

Pada bulan Juli 2019, RLM mancanegara tercatat sebesar 1,66 malam, mengalami penurunan sebesar 0,18 poin dibandingkan bulan sebelumnya (Juni) yang tercatat sebesar 1,85 malam.

"Sedangkan untuk RLM domestik tercatat 1,25 malam, mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode Juni yang tercatat sebesar 1,24 malam," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng wisman
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top