Jateng Provinsi Terinovatif 2019, Kalahkan Jabar dan DKI

Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi paling inovatif tahun 2019 versi Innovative Government Award 3 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Senin (7/10/2019). 
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  09:41 WIB
Jateng Provinsi Terinovatif 2019, Kalahkan Jabar dan DKI
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo (kiri) memberikan penghargaanprovinsi paling inovatif tahun 2019 dalam Innovative Government Award 3 kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi paling inovatif tahun 2019 versi Innovative Government Award 3 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Senin (7/10/2019). 

Provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo itu mengalahkan Jawa Barat dan DKI Jakarta dalam tiga kategori penilaian sekaligus yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri.

Ada lima cluster atau kategori dalam Innovative Government Award 3 tersebut yakni cluster  Provinsi Terinovatif, Kota terinovatif, Kabupaten terinovatif, Daerah perbatasan Terinovatif dan Daerah Tertinggal Terinovatif. Total ada 32 Pemda peraih penghargaan dengan penilaian utama Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Publik dan Layanan Lainnya. 

Untuk cluster Pemerintah Provinsi Terinovatif, Jawa Tengah berhasil menjadi yang terbaik disusul Jawa Barat, Sumatra Barat, DKI Jakarta dan Riau. Sementara untuk cluster Kota Terinovatif diraih Kota Denpasar. Kabupaten Banyuwangi berhasil menjadi Kabupaten Terinovatif. 

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan meski secara kuantitas naik, namun untuk peraih penghargaan masih berkutat di daerah itu-itu saja. Bahkan bukan hanya ajang yang diselenggarakan di kementeriannya, namun juga di ajang penghargaan yang diselenggarakan lembaga maupun pihak lain.  

"Ada banyak lembaga yang menyelenggarakan seperti ini. Tapi 80 persen yang menang sama. Jawa Tengah, Jawa Barat untuk provinsi, Banyuwangi untuk kabupaten," katanya.  

Dia berharap pemerintah daerah lain semakin semangat melakukan pembaruan-pembaruan terutama di bidang tata kelola pemerintahan dan layanan publik. Dengan begitu pembangunan dan pemerataan pertumbuhan perekonomian bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

Secara kuantitas inovasi yang dilakukan Pemerintah Daerah pada tahun ini melonjak drastis sebanyak 217 persen. Pada 2018 ada 3718 inovasi, sementara tahun 2019 sebanyak 8.014 inovasi dilahirkan.

"Ke depan ini harus mewarnai pembangunan di daerah. Filosofinya adalah memangkas biaya, jalur birokrasi dan waktu. Selanjutnya harus jadi smart government. Ini harus didukung akademisi, para tokoh, dan masyarakat," kata Tjahjo. 

Tiga filosofi itu diterjemahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pelayanan Mudah, Murah dan Cepat. Dia mengatakan intisari dari tiga pelayanan itu adalah akuntabilitas dan transparansi. 

"Dengan seperti itu banyak hal kita peroleh karena semua yang kita lakukan bisa dipertanggungjawabkan, sumberdaya manusia semakin baik dan yang paling penting adalah masyarakat terlayani dengan baik," kata Ganjar melalui siaran persnya Selasa (8/10/2019).

Ganjar berharap daerah-daerah yang selama ini jadi yang terbaik dalam berbagai penghargaan dijadikan role model, baik dalam bidang tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan, inovasi layanan publik maupun sistem kepemimpinan. 

"Jika yang the best ini diterapkan di seluruh daerah, baik Pemprov maupun Pemkab atau Pemkot akan jadi gerakan yang luar biasa karena yang the best itu kan sudah teruji. Untuk teknis bisa lah diatur, tapi memajukan bangsa ini yang paling penting," kata Ganjar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jateng

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top