Tingkatkan Ekspor, Jateng Bakal Miliki FTA Center

Kementerian Perdagangan akan mengoperasikan pusat informasi perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) Center di Jawa Tengah pada 2020, sehingga dapat memacu ekspor.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  16:57 WIB
Tingkatkan Ekspor, Jateng Bakal Miliki FTA Center
Aktivitas ekspor - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, SEMARANG—Kementerian Perdagangan akan mengoperasikan pusat informasi perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) Center di Jawa Tengah pada 2020, sehingga dapat memacu ekspor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah Arif Sambodo menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan akan mengoperasikan FTA Center pada 2020.

“Upaya ini merupakan salah satu cara meningkatkan ekspor Jateng, khususnya di sektor non migas. FTA Center menjadi sumber informasi, pelatihan, dan hub untuk berhubungan dengan pemerintah pusat terkait kendala-kendala ekspor,” tuturnya kepada Bisnis di Kantor Disperindag Jateng, Selasa (8/10/2019).

Berdasarkan data Kemendag, FTA Center memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan kemudahan dan fasilitasi perdagangan ke luar negeri, meningkatkan pemanfaatan skema kerja sama perdagangan internasional, serta mendorong para pengusaha untuk ekspor dan mencetak para eksportir baru.

Sebelumnya, FTA Center yang beroperasi sejak Mei 2018 hanya berlokasi di 5 kota, yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Menurut Arif, FTA Center nantinya berlokasi di Semarang, tepatnya di Kantor Disperindag Jateng. FTA Center akan memfasilitasi seluruh kebutuhan ekspor, mulai dari informasi, pelatihan, pendampingan, perizinan, dan sebagainya. Seluruh pelayanan tersebut tidak dipungut biaya.

Pada Agustus 2019, ekspor non migas Jateng mencapai US$701,14 juta, turun 6,81% dari bulan sebelumnya US$752,37 juta. Namun, sepanjang 8 bulan pertama 2019, nilai ekspor non migas Jateng sejumlah US$5,524,64 juta, naik 2,75% year on year (yoy) dari sebelumnya US$5.376,8 juta.  

Arif menyampaikan, perlambatan ekspor Jateng pada Agustus 2019 serupa seperti yang terjadi di tingkat nasional akibat kondisi global yang fluktuatif. Sampai akhir tahun ini, diperkirakan rerata ekspor Jateng masih ada pertumbuhan meskipun tidak tinggi.

Sejumlah fakta mengenai FTA Center
-    Merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2018.
-    Memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan kemudahan ekspor dan fasilitasi perdagangan; meningkatkan kerja sama perdagangan internasional; serta mendorong para pengusaha untuk ekspor dan mencetak para eksportir baru.
-    FTA Center saat ini berada di 5 kota, yakni Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar.
-    Setiap FTA Center memiliki tenaga ahli dalam perdagangan internasional, akses pembiayaan dan prosedur ekspor, serta strategi pemasaran.
-    Pelayanan tidak dipungut biaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekspor, jateng

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top