Sekarang Waktu yang Tepat Berinvestasi di Melbourne, Kota Berpopulasi Tinggi dengan Supply Terbatas

Berinvestasi di luar negeri merupakan hal yang digemari investor properti Indonesia saat ini.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  09:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Berinvestasi di luar negeri merupakan hal yang digemari investor properti Indonesia saat ini.

Terutama, berinvestasi di Negeri kangguru yang terbilang sangat aman dan mudah membuat investor Indonesia menjadikannya sebagai destinasi paling favorit untuk berinvestasi.

Brady Group yang merupakan developer asal Melbourne dengan kantor perwakilan di Jakarta sejak tahun 1999 mengaku properti Australia tetap di gemari investor Indonesia sejak puluhan tahun yang lalu.

Brady Group telah membantu ratusan klien untuk investasi properti Melbourne dengan pelayanan yang eksklusif mulai dari proses pembelian, pengurusan kredit, pencarian penyewa hingga layanan purna jual.

Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli properti di Melbourne, Australia menurut investor Indonesia.

Kondisi properti di Melbourne saat ini sedang dalam masa perbaikan semenjak mengalami penurunan puncaknya pada 3 bulan yang lalu.

Perlahan, properti Melbourne mulai menunjukkan kenaikan harga properti.

Sebelum harga properti naik lebih jauh lagi, investor sebaiknya memilih untuk berinvestasi sekarang dengan harga yang lebih murah dan menunggu untuk menjual kembali asetnya pada saat harga melambung tinggi.

Menurut data terbaru Urban Development Institute of Australia, properti di Victoria yang merupakan Negara bagian Australia dari kota Melbourne ini telah mengalami kekurangan ketersediaan properti tempat tinggal untuk penduduknya.

Jumlah permintaan yang besar dari tingginya pertumbuhan populasi membuat Melbourne tidak dapat memenuhi permintaan properti tempat tinggal dikarenakan persetujuan dari pemerintah yang menurun drastis untuk pembangunan properti tempat tinggal baru seperti yang dijelaskan pada grafik dibawah ini:

 

 (Data terbaru demand dan supply pengembangan tempat tinggal di Victoria)

Melbourne memang diyakini memiliki pertumbuhan populasi paling tinggi daripada kota kota besar lainnya di Australia seperti Sydney, Perth dan Brisbane.

Pertumbuhan populasi terbesar didukung oleh imigran yang memilih untuk tinggal selama beberapa tahun di Melbourne untuk bekerja atau pun menempuh pendidikan disana.

Imigran yang memang hanya tinggal sementara ini membutuhkan stok tempat tinggal yang cukup banyak untuk disewa.

Selain imigran tersebut, budaya penduduk Australia lebih memilih untuk menyewa properti daripada membelinya.

Hal ini yang membuat para investor Indonesia tidak khawatir jika berinvestasi properti di Melbourne.

Mereka meyakini bahwa properti mereka akan selalu tersewa karena vacancy rate atau tingkat kekosongan properti di Melbourne yang sangat rendah dibandingkan dengan kota kota lainnya.

Berinvestasi di Melbourne hanya diperlukan DP 10% yang dibayarkan ke trust account milik lawyer/pengacara disana, sehingga developer belum menerima dana sepeserpun dari customer sampai developer benar benar menyelesaikan bangunannya.

Salah satu hal yang menarik investor Indonesia adalah pinjaman bank yang bisa didapatkan mencapai 70% dari harga properti padahal jika dihitung hitung per bulannya, harga sewa apartemen per bulan lebih besar daripada biaya cicilan ke bank untuk pembelian propertinya.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa cicilan investor dibayar oleh penyewa apartemen mereka.

Selain itu, pemerintah Australia sudah tiga kali menurunkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin (bps) menjadi hanya 0.75%.

Tingkat suku bunga saat ini di Australia merupakan rekor suku bunga paling rendah dalam sejarah ekonomi Australia dalam 30 tahun terakhir.

(Interior apartemen 380 Melbourne yang didesain oleh arsitek ternama Elenberg Fraser)

Brady Group sebagai pengembang yang sudah berpengalaman di Melbourne selalu mementingkan lokasi proyeknya untuk pertumbuhan harga properti yang tinggi.

Seperti halnya mereka membangun apartemen 380 Melbourne yang saat ini sedang dipasarkan, memiliki lokasi yang sangat strategis di pusat kota Melbourne yang dikelilingi universitas ternama, pusat perbelanjaan dan pusat perkantoran.

Sehingga, apartemen 380 Melbourne ini terletak di lokasi yang banyak diminati penyewa seperti pekerja ekspatriat dan mahasiswa internasional.

Untuk informasi selengkapnya, hadirilah Pameran Properti Melbourne Sabtu & Minggu pada tanggal 26 dan 27 Oktober 2019 di Hotel Mulia Senayan Jakarta (Leatris Room) pukul 11 siang hingga 7 malam.

Info mengenai Apartemen 380 Melbourne lainnya dapat diakses di www.brady.co.id atau dapat menghubungi (021) 5740008.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brady property

Editor : MediaDigital
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top