Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Target PAD dari Wisata Dieng Lampaui Target

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mencatatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng melampaui target 2019.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 November 2019  |  20:53 WIB
Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tujuh derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna, di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019). - ANTARA/Idhad Zakaria
Embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tujuh derajat celcius menyelimuti kompleks Candi Arjuna, di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019). - ANTARA/Idhad Zakaria

Bisnis.com, SEMARANG—Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mencatatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng melampaui target 2019.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Banjarnegara Dwi Suryanto, mengatakan target PAD dari kawasan wisata Dieng mencapai Rp11,57 miliar pada 2019. Namun, pada pekan ketiga November 2019, pencapaiannya sejumlah Rp11,69 miliar.

“Bahkan sampai akhir Desember 2019 ada kemungkinan tambahan PAD Rp1,4 miliar—Rp1,5 miliar,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (27/11/2019).

Untuk meningkatkan PAD, pihaknya akan meningkatkan kualitas daya tarik wisata, dan SDM, untuk lebih optimal dalam melayani wisatawan.

Salah satu inovasi yang dilalakukan ialah penggunaan sistem e-tiket di sejumlah obyek wisata. Fasilitas e-ticketing terletak di pintu Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Museum Kailasa, dan kompleks rest area Telaga Sewiwi.

“Dengan penerapan e ticketing, wisatawan akan lebih mudah membeli tiket. Tidak harus di loket. Namun bisa membeli secara online. Kemudahan ini diharapkan akan menambah volume penjualan tiket,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, mengatakan pemerintah siap menggelontor dana Rp8,2 miliar untuk penataan Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, Kabupaten Banjarnegara.

Menurutnya, Kabupaten Banjarnegara baru saja mendapat alokasi APBN sebesar Rp Rp1,68 triliun pada tahun anggaran 2020. Sejalan dengan amanat presiden dan prioritas kebijakan yang telah ditetapkan, anggaran yang telah diterima akan difokuskan pada akselerasi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat dan birokrasi yang efisien.

“Saya melihat realitas yang ada, Dieng selalu berhasil melampaui target PAD dari target yang telah ditetapkan. Jadi, saya juga harus memberi perhatian kepada pembangunan di Dieng dari DAK yang kami terima kemarin, kami akan alokasikan Rp8,2 miliar untuk pembangunan wisata di sini,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dieng
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top