Pendaftaran CPNS Membludak, Twitter @bkdklaten Banjir Pertanyaan

Akun twitter Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten di alamat @bkd klaten kebanjiran massa dalam periode pendaftaran CPNS yang berakhir pada 26 November 2019.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 29 November 2019  |  09:38 WIB

Bisnis.com, SEMARANG—Akun twitter Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten di alamat @bkdklaten kebanjiran massa dalam periode pendaftaran CPNS yang berakhir pada 26 November 2019.

Hampir dua minggu, akun medsos yang sudah memiliki 3.000-an follower itu harus melayani ribuan pesan pertanyaan dan aduan masyarakat, khususnya pelamar pendaftaran CPNS di Kabupaten Klaten.

“Permisi min… Maaf sy mau bertanya mengenai info CPNS kab.klaten, apakah pendidikan s1 manajemen bisnis syariah dengan gelar S.E bisa mengikuti pendaftaran CPNS di kab.klaten yg kualifikasi pendidikan s1 manajemen? Terima kasih“ tulis akun @aditi_islah. Admin lalu menjawab, ”Maaf jih tidak bisa, monggo melamar di daerah lain”.

Ada juga yang bernada bercanda. Pemilik akun @zekomoria membuat cuitan “Yg ngelamar ribuan.. yg ditrima Ratusan.. kek iklan aja min”. Admin petugas pun tidak kalah seru menanggapi “Lha daripada yg nglamar ratusan yg diterima ribuan…njut piye jal? Wakkk”.

Kepala Sub Bidang Data dan Informasi BKPPD Klaten Hadi Susanto yang mengawaki aduan medsos tim seleksi CPNS Klaten menjelaskan demi kelancaran proses pendaftaran, maka jawaban harus dilakukan secara cepat.

“Pertanyaan macam-macam mas. Semisal persyaratan berkas kesehatan sebagai lampiran sampai warna latar belakang foto yang berbeda. Bahkan pertanyaan lebih kecil-kecill seperti surat lamaran ditujukan kepada bupati atau Kepala BKPPD, ukuran kertas, jenis huruf dan lain-lain. Yang penting proses seleksi lancar saja,” paparnya.

Dia menjelaskan pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah kualifikasi pendidikan. Kesalahan memilih formasi yang tidak sesuai dengan jenis pendidikan menjadi kesalahan fatal bagi pelamar yang menyebabkan berkasnya masuk kategori tidak memenuhi syarat alias TMS.

Layanan medsos melalui twitter di alamat @bkdklaten bisa membantu pelamar untuk tidak melakukan kesalahan administrasi yang menyebabkan gugur sebelum ujian.

Ditanya pengalamannya menghadapi pertanyaan pelamar, pria lulusan S2 Ilmu Komputer UGM Yogyakarta mengatakan harus bermodal sabar menjawab setiap pertanyaan dan keluhan.

Tim Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Klaten 2019, selain Tim Verifikator yang berjumlah 27 orang, juga dilengkapi tim pengaduan.

“Yang penting sabar saja. Kadang ada yang bikin jengkel, lucu bercanda. Dinikmati saja” kata Hadi.

Pemkab Klaten membuka 736 formasi untuk pengisian pegawai baru. Namun, jumlah surat lamaran yang masuk meja panitia meningkat tajam mencapai 8.967 berkas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cpns

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top