Dokter Ungkap Cara Tangani Serangan Tawon Vespa

Kepala Departemen IGD RSU Daha Husada Kediri Jawa Timur dr. Tri Maharani mengungkapkan cara penanganan sengatan sekaligus menanggulangi keberadaan tawon vespa affinis.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  23:37 WIB
Dokter Ungkap Cara Tangani Serangan Tawon Vespa
Evakuasi sarang tawon. - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Kepala Departemen IGD RSU Daha Husada Kediri Jawa Timur dr. Tri Maharani mengungkapkan cara penanganan sengatan sekaligus menanggulangi keberadaan tawon vespa affinis.

Dikutip dari siaran resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengundang dr. Tri Maharani untuk memberikan cara penanganan sengatan Tawon Vespa Affinis, kepada para petugas kesehatan dan pemadam kebakaran.

Tri Maharani mengatakan populasi dari tawon vespa saat ini tergolong meningkat. Untuk menanggulanginya sangat diperlukan pengelolaan sampah yang baik.

“Ketika sebuah daerah itu pengelolaan sampahnya bagus, maka makanan dan nutrisi tawon vespa affinis tidak ada. Nah tapi kalau dibuang sembarangan, terutama sampah organik, misalnya daging, ayam, ikan, nasi dan sayur justru sebaliknya,” katanya, Selasa (10/12/2019).

Dalam kesempatan itu, Tri Maharani juga menjelaskan langkah-langkah penanganan terhadap korban sengatan tawon vespa. Jika luka sengatan Tawon Vespa Affinis tambah lebar dan memerah, segeralah dibawa ke tempat pelayanan kesehatan.

Adapun, kalau terjadi pembengkakan, tetapi belum fase sistemik, penderita akan diberikan analgesik atau obat pereda nyeri dan antihistamin.

Penanganan sengatan Tawon Vespa Affinis, dapat dilakukan lebih cepat, dengan memanfaatkan kesigapan dari Public Safety Center (PSC) 119.

“Untuk menangani kasus ini, di Batang PSC-nya kan bagus, jadi masyarakat bisa memanggil mereka, untuk melakukan pertolongan pertama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinkes Kabupaten Batang Hidayah Basbeth mengatakan saat ini sengatan tawon vespa telah merenggut banyak nyawa di daerah lain. Meskipun di Batang belum ditemukan korban sengatannya, tetapi pencegahan harus dilakukan sedini mungkin.

“Untuk mengantisipasi itu, saya mengundang ahlinya, supaya petugas kesehatan mempunyai gambaran bagaimana kalau tersengat dan bagaimana pemadam kebakaran mengevakuasi korban,”katanya.

Untuk meminimalisasi perkembangbiakannya, Dinas Kesehatan akan berkolaborasi bersama dinas-dinas terkait, berupaya mengurangi sampah organik yang menjadi makanan tawon vespa affinis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top