PENANGANAN COVID-19: Jateng Butuh Tambahan Sarana Penunjang

Jawa Tengah membutuhkan tambahan alat pelindung diri, sarana prasarana habis pakai, dan viral transport medium (VTM) untuk penanganan penyebaran virus Corona jenis baru alias Covid-19.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  07:55 WIB
PENANGANAN COVID-19: Jateng Butuh Tambahan Sarana Penunjang
Ilustrasi-Tenaga medis memegang termometer di kawasan rumah sakit di Brescia, Italia, Jumat (13/3/2020). - Bloomberg/Francesca Volpi

Bisnis.com, SEMARANG - Jawa Tengah membutuhkan tambahan alat pelindung diri atau APD, sarana prasarana habis pakai, dan viral transport medium (VTM). Ketiganya diperlukan untuk penanganan penyebaran virus Corona jenis baru yang dikenal dengan sebutan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengungkapkan hal itu ketika dihubungi Bisnis.

"Iya jelas, kebutuhan akan adanya sarana prasarana peralatan bahan habis pakai, APD, VTM meningkat," kata Yulianto, dikutip Rabu (18/3/2020).

Yulianto belum memberikan gambaran berapa kebutuhan yang diperlukan Jawa Tengah. Pihaknya masih mendata kebutuhan bagi penanganan pasien maupun mitigasi persebaran Covid - 19.

"Sedang kita assesment lagi," ujarnya.

Di Jawa Tengah, korban meninggal akibat Covid - 19 bertambah. Selasa kemarin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng kembali mengumumkan seorang pasien positif Corona meninggal di RSUP dr Kariadi, Semarang.

Untuk memudahkan penyampaian informasi terkait sebaran orang yang terpapar virus corona, Pemprov Jateng telah memusatkan informasi sebaran Covid-19 di Corona website jatengprov.go.id.

Dari data di situs tersebut, Pemprov Jateng mencatat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jateng sebanyak 1.005 orang.

Sementara total pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 69 orang dengan perincian 42 orang masih dirawat, 24 pulang dan sehat, serta 3 orang meninggal non-Covid-19.

Pemprov Jatang juga mencatat jumlah pasien yang dinyatakan positif terserang Covid-19 sebanyak 6 orang, 4 di antaranya masih dirawat dan dua lainnya meninggal dunia.

Adapun perincian pasien positif Corona adalah, 2 dirawat di RSUD dr Moewardi Solo, 1 orang di RSUP Dr. Kariadi, dan 1 orang di RS Tidar Magelang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jateng, Virus Corona

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top