Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Warga Kehilangan Pekerjaan, DIY Diminta Waspadai Kriminalitas

DPRD DIY menyarankan kepada Pemda DIY untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi peningkatan kriminalitas terutama berkaitan dengan pencurian di tengah pandemi corona. Mengingat selain banyak narapidana yang dibebaskan serta banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 14 April 2020  |  05:15 WIB
Rapat antara Komisi A DPRD DIY bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DPRD DIY, Senin (13/4/2020).  - Harian Jogja/Sunartono.
Rapat antara Komisi A DPRD DIY bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DPRD DIY, Senin (13/4/2020). - Harian Jogja/Sunartono.

Bisnis.com, JOGJA - DPRD DIY menyarankan kepada Pemda DIY untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi peningkatan kriminalitas terutama berkaitan dengan pencurian di tengah pandemi corona. Mengingat selain banyak narapidana yang dibebaskan serta banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Retno Sudiyanti menyatakan selain penanganan masalah sisi kesehatan, dari sisi dampak sosial juga harus diperhatikan. Pemda DIY harus melakukan antisipasi pencegahan terkait kemungkinan terjadinya peningkatan kriminalitas seperti pencurian di tengah pandemi corona.

Retno menilai akhir-akhir ini justru banyak kejadian terkait pencurian yang cenderung meresahkan masyarakat. Hal ini diduga akibat dari banyaknya warga yang kehilangan pekerjaan.

"Kayaknya ini sudah meresahkan juga sudah ada beberapa kali tindak kejahatan, Pemda DIY perlu mengambil langkah antisipatif. Karena banyak yang kehilangan mata pencaharian," ungkapnya dalam rapat bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DPRD DIY, Senin, seperti dilaporkan Harianjogja.com, Selasa (14/4/220)

Ia mengatakan langkah antisipasi itu harus segera dilakukan agar tidak menambah keresahan di tengah masyarakat. Proses penanganan ini Pemda DIY harus bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"Dengan meningkatnya kasus, mungkin karena dampak dari napi yang dibebaskan dan dampak pekerja dirumahkan, apa yang sudah dilakukan terutama dari sisi keamanan, perlu ada penanganan lebih lanjut," katanya.

Langkah itu bisa ditempuh dengan mendeteksi data terkait napi yang dibebaskan serta pekerja yang terkena PHK atau dirumahkan sementara dan kehilangan mata pencaharian. Tujuannya DIY mengetahui sebesar besar potensi warga yang tidak memiliki aktivitas pekerjaan namun setiap harinya butuh pemenuhan kehidupan. Pemberian jaminan hidup memang perlu jadi pertimbangan ke depan. "Karena negara harus menjamin kesejahteraan rakyat," ucapnya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji merespons positif usulan DPRD DIY terkait perlunya melakukan langkah antisipasi pencegahan terjadinya kriminalitas di tengah pandemi. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian serta Kemenkumham untuk mengambil langkah selanjutnya. Tetapi ia sangat berharap napi yang dibebaskan bisa membuka kesadaran mereka untuk selalu berbuat baik.

"Tentang keamanan para napi saya sudah menanyakan ke Kemenkumham, sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, terkait mantan napi yang dibebaskan. Harapan kami napi yang dilepas sebelum waktunya pada saat Covid-19 itu bisa membuat mereka semakin sadar menjadi orang baik," ungkap Aji.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejahatan diy Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top