Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendaftaran Peserta Pilkada Gunungkidul Dimulai 4 September

Pendaftaran peserta Pilkada (pemilihan kepala daerah) di Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, akan dibuka pada Jumat 4 September dan ditutup Minggu 6 Septembar 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  08:54 WIB
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU

Bisnis.com, GUNUNGKIDUL - Pendaftaran peserta Pilkada (pemilihan kepala daerah) di Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, akan dibuka pada Jumat 4 September dan ditutup Minggu 6 Septembar 2020.

Ketua KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani di Gunung Kidul, Senin, mengatakan pihaknya sudah mengumumkan jadwal pendaftaran berikut persyaratannya, melalui situs resmi KPU.

"Sesuai pengumuman yang kami sampaikan, jadwal pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) peserta pilkada berlangsung pada 4-6 September. Kami juga membuka layanan 'help desk' terkait informasi pencalonan, bisa dengan mendatangi kantor kami, telepon 0274-391210, atau lewat situs kab.gunungkidul.kpu.go.id," kata Hani, seperti dilaporkan Antara, Senin (31/8/2020).

Ia mengatakan, pada 4 dan 5 September, pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, sedangkan pada hari terakhir pendaftaran, 6 September, waktu pendaftaran diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB.

"Tim sukses atau tim perantara dan bapaslon wajib datang dan menyerahkan dokumen pendaftaran ke Kantor KPU Gunung Kidul sesuai jadwal yang diberikan," katanya.

Menjelang pendaftaran peserta Pilkada 2020 di Gunung Kidul terdapat empat bapaslon, yakni Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi, Sunaryanta-Heri Susanto, Immawan Wahyudi-Martanty Dewi, dan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunung Kidul Tri Asmiyanto mengatakan pihaknya sudah membentuk kelompok kerja (pokja) pengawasan pencalonan. Pokja ini anggotanya berasal dari Bawaslu dan melibatkan unsur kepolisian.

"Tugas pokja pengawasan ini untuk memantau seluruh tahapan pendaftaran bakal pasangan calon peserta pilkada," katanya.

Ia mengatakan Bawaslu Gunung Kidul akan memastikan para bapaslon mematuhi seluruh prosedur dan aturan pencalonan yang ditetapkan. Mereka juga diwajibkan mendaftar sesuai jadwal yang diberikan.

"Kami harap peserta mendaftar sesuai jadwal dan aturan yang berlaku. Itu yang harus dipahami mereka," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunungkidul Pilkada Serentak Pilkada 2020

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top