Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Lanjutkan Program Konservasi Penyu di Pantai Cilacap

Sejak April hingga Agustus 2020, Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap Bersama Pertamina berhasil menetaskan 133 tukik untuk kemudian dilepasliarkan ketika berumur dua minggu.
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 14 September 2020  |  15:08 WIB
General Manager Pertamina MOR IV, Sylvia Grace Yuvenna, melepas tukik agar bisa kembali ke habitatnya di pesisir pantai selatan Cilacap, Jawa Tengah, Senin (14/9 - 2020). Program konservasi lingkungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina terhadap upaya pelestarian lingkungan. (Foto: Istimewa)
General Manager Pertamina MOR IV, Sylvia Grace Yuvenna, melepas tukik agar bisa kembali ke habitatnya di pesisir pantai selatan Cilacap, Jawa Tengah, Senin (14/9 - 2020). Program konservasi lingkungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina terhadap upaya pelestarian lingkungan. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, CILACAP — PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta melanjutkan program konservasi penyu yang terancam punah. Program yang dijalankan di kawasan pesisir pantai selatan Cilacap tersebut merupakan hasil kerja sama antara unit-unit operasi Pertamina Marketing Operation Region IV yaitu Fuel Terminal Maos, Fuel Terminal Lomanis dan Integrated Terminal Cilacap.

Penyu merupakan salah satu satwa langka, bahkan International Union for Conservation of Nature masih memasukan penyu dalam Red List of Threatened Species (Daftar Merah Spesies yang Terancam). Secara regulasi, seluruh spesies penyu merupakan satwa dilindungi sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen menjaga pelestarian lingkungan, Pertamina menjalankan berbagai program konservasi lingkungan. Kegiatan konservasi dilakukan di pesisir selatan Kabupaten Cilacap, tepatnya di wilayah Pantai Sodong, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala.

 Jenis penyu yang saat ini masih terus dilakukan upaya konservasi adalah spesies Penyu Lekang (Lepidochelys Olivaceae).

Anna Yudhiastuti, Unit Manager Pertamina MOR IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, mengatakan bahwa ini merupakan tahun kedua pelaksanaan program tersebut. Pada tahun lalu, telah dilaksanakan pelepasliaran puluhan tukik atau anak penyu. Pada hari ini, sekitar 100 ekor tukik kembali dilepaskan agar bisa kembali ke habitatnya.

“Penyu merupakan spesies satwa yang dilindungi. Melalui program CSR Pertamina konservasi penyu ini, kami terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah-wilayah operasi kami. Dalam konservasi penyu di Pantai Sodong ini, kami bukan hanya memberikan bantuan fisik, namun lebih jauh dari itu Pertamina dan Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap ingin pula membangun kesadaran warga dalam menjaga ekosistem dan habitat Penyu Lekang ini,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (14/9/2020).

Sejak April hingga Agustus 2020, Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap Bersama Pertamina berhasil menetaskan 133 tukik untuk kemudian dilepasliarkan ketika berumur dua minggu. Butuh waktu sekitar 45 hari sejak telur ditemukan untuk dapat menetas.

“Bersama Pertamina kami terus mencoba untuk mengembangkan konsep konservasi untuk dapat meningkatkan populasi tukik yang dapat ditetaskan. Kami dan Pertamina terus mengedukasi warga dan nelayan untuk bersama menyelamatkan telur penyu yang ditemukan dan semakin hari perkembangan kesadaran masyarakat semakin baik,” terang Jumawan selaku Ketua Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap. 

Ke depan Pertamina Bersama Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap akan terus mengembangkan infrastruktur konservasi di antaranya adalah membangun fasilitas penetasan telur penyu di pesisir selatan Cilacap. Selain infrastruktur hal yang akan dikembangkan kemudian adalah mengembangkan konsep Eduwisata di area konservasi untuk meningkatkan kesadaran terkait pelestarian penyu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina
Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top