Sepanjang 2020, Jateng Berikan 17 Izin Kawasan Berikat Baru

Amin Tri Sobri, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah – DIY, menuturkan bahwa izin tersebut diberikan sebagai upaya peningkatan realisasi investasi sekaligus mendongkrak nilai ekspor di Jawa Tengah.
Ilustrasi /kbn.co.id
Ilustrasi /kbn.co.id

Bisnis.com, SEMARANG – Sepanjang 2020, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah – DIY memberikan izin operasional kepada 17 kawasan berikat. Amin Tri Sobri, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah – DIY, menuturkan bahwa izin tersebut diberikan sebagai upaya peningkatan realisasi investasi sekaligus mendongkrak nilai ekspor di Jawa Tengah.

“Harapannya tentu fasilitas ini dapat membantu menggerakkan dan memulihkan ekonomi daerah, yaitu dengan penanaman investasi, peningkatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja di sekitar perusahaan,” jelasnya, Selasa (15/12/2020).

Amin juga menjelaskan bahwa pemberian izin kawasan berikat akan menguntungkan perusahaan lewat berbagai fasilitas yang diberikan. “Perusahaan akan mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor tidak dipungut atas bahan baku yang akan diolah dan kemudian hasilnya diekspor kembali,” tambahnya. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus cash flow perusahaan.

PT. Sumber Masanda Jaya merupakan salah satu kawasan berikat yang baru mendapatkan izin. Berlokasi di Kabupaten Brebes, perusahaan ini memproduksi sepatu olahraga Nike dengan kapasitas produksi 3,6 juta pasang per tahun. Lee Young Jin, Direktur PT. Sumber Masanda Jaya, mengklaim bahwa perusahaannya mampu menyerap 10.000 karyawan. Dalam acara seremonial pemberian izin kawasan berikat, Lee mengapresiasi segala kemudahan yang diberikan pemerintah. “Perusahaan kami memiliki bahan baku yang sangat banyak. Dengan adanya fasilitas pemerintah ini, tentunya akan sangat membantu kami,” ujarnya.

17 izin kawasan berikat yang diberikan sepanjang 2020 ini tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Umumnya, perusahaan yang mengajukan izin bergerak di bidang industri garmen dan alas kaki, dua produk ekspor unggulan Jawa Tengah.

Berikut adalah daftar 17 kawasan berikat yang telah beroperasi di Jawa Tengah pada 2020 ini:

  1. PT MAS Silueta Indo - garmen
  2. PT Parkland World Indo - alas kaki
  3. PT Winners International - garment
  4. PT Kembangarum Indah Perkasa - fancy plywood
  5. PT Shoenary Javanesia - alas kaki
  6. PT Wanho Industries Indo - diecast mobil
  7. PT Masterkidz Indonesia - mainan anak kayu dan plastik
  8. PT Hamana Works Tira Indo - car carrier trailer
  9. PT Geomed Indo - alat kesehatan
  10. PT Fuling Food Packaging - peralatan makanan minuman
  11. PT Sport Glove Indo - sarung tangan
  12. PT Star Fashion Indo - garmen
  13. PT Sejin Fashion Indo - garmen
  14. PT Tah Sung Hung - alas kaki
  15. PT Hoplun Boyolali Indo – garmen
  16. PT Batang Apparel Indonesia – garmen
  17. PT PT Sumber Masanda Jaya – Alas kaki

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper