Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arus Lalu Lintas Tersendat Dampak Kerusakan Parah Pantura Kendal-Semarang

Titik jalan berlubang cukup parah terutama dari arah Kendal menuju Semarang. Jalan berlubang cukup dalam berada di ruas jalan depan di Ruko Grandhika, kantor PPP Jateng di Jalan Randu Garut, dan Jalan Oerip Sumoharjo Semarang.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  15:03 WIB
Terlihat kemacetan dan atrean kendaraan yang melaju pelan di Jalan Semarang - Kendal karena jalan rusak. - Bisnis/Alif Nazzala R.
Terlihat kemacetan dan atrean kendaraan yang melaju pelan di Jalan Semarang - Kendal karena jalan rusak. - Bisnis/Alif Nazzala R.

Bisnis.com, SEMARANG - Arus lalu lintas jalan Pantura Kendal-Semarang tersendat karena jalan kondisi jalan rusak dan berlubang. Bahkan, terjadi kemacetan panjang dari arah Barat (Kendal) tepatnya depan pintu gerbang Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sampai di depan Kantor kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang.

Dari pantauan Bisnis, titik jalan berlubang cukup parah terutama dari arah Kendal menuju Semarang. Jalan berlubang cukup dalam berada di ruas jalan depan di Ruko Grandhika, kantor PPP Jateng di Jalan Randu Garut, dan Jalan Oerip Sumoharjo Semarang.

Selanjutnya, di depan Halte BRT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), dan tak jauh dari Pabrik Fajar Buana Semarang yang membuat antrean kendaraan cukup panjang, karena kendaraan melintas secara bergantian.

Hal tersebut dikhawatirkan pengguna jalan karena ruas jalan tersebut merupakan lalu lintas utama bagi angkutan barang dan transportasi darat.

Salah satu pengendara sepeda motor , Ahmad, yang akan bekerja di sebuah pabrik industri KIW mengatakan kondisi tersebut mengkhawatirkan karena titik jalan yang rusak belum ada perbaikan.

"Sebagian besar masih bolong-bolong. Belum ditambal. Kendaraan roda dua akhirnya melaju di sisi bahu jalan," ucapnya saat menunggu antrean kendaraan, Selasa (16/2/2021).

Sementara itu, Cahyo, salah satu warga Wonosari Semarang yang juga membantu lalu lintas di depan gerbang KIW mengatakan, kondisi jalan rusak terjadi semenjak adanya banjir yang menggenangi jalan Semarang - Kendal.

"Semenjak banjir kemarin Sabtu (6/2/2021) kondisi jalan rusak dan berlubang. Sehingga kendaraan dari arah Barat tersendat dan melaju pelan-pelan," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta perbaikan jalan rusak akibat musim hujan dapat ditangani secara cepat. Bahkan, ia berencana besok, Rabu (17/2/2021) akan berkeliling Jalan Pantura untuk melihat langsung kondisi jalan.
Dia menyebut akan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Pusat untuk penanganan jalan rusak. Hal itu disampaikannya usai Rakor Kebencanaan di Lantai 2 ruang rapat Setda Provinsi Jawa Tengah, Selasa (16/2/2021).
"Saya minta patroli ditingkatkan, pengawas jalan pengamat jalan ditingkatkan, dan harus respon cepat. Per hari ini, minggu ini harus serentak genjot semua. Kabupaten, provinsi, dan pusat saya koordinasikan hari ini," ujar Ganjar.
Dia mengaku mendapat protes dari warga terkait jalan rusak di Pantura. Menurutnya, itu harua direspon cepat agar tidak berdampak buruk bagi pengguna jalan.
"Ke Balai Besar Jalan Nasional saya minta patroli dong. Kalau tidak cari alat jangan kemudian diam saja. Kalau belum bisa dibangun ya kasih tanda biar tidak bikin celaka. Kita siap bantu," tegasnya.
Rencananya, Ganjar akan mengecek sendiri kondisi jalan di Pantura. Hal itu untuk bisa mengambil langkah secara tepat dan cepat.(k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jateng pantura
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top