Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Performa Moncer, Wahyu Sangerti Alam Raih The Best Branch Manager JNE 2020

Kinerja JNE Cabang Semarang turut didukung oleh infrastruktur yang memadai, sehingga transportasi jalur darat menjadi lebih efisien. Sebagian besar ekspedisi menggunakan jalur darat, sedangkan paket-paket yang butuh penanganan cepat tetap memakai jalur udara,
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  16:11 WIB
Wahyu Sangerti Alam meraih penghargaan sebagai The Best Branch Manager JNE. Penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya sebagai Kepala Cabang JNE Semarang yang berhasil meningkatkan performa kinerja tim secara keseluruhan. (Bisnis - Risna Mitrawati)
Wahyu Sangerti Alam meraih penghargaan sebagai The Best Branch Manager JNE. Penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya sebagai Kepala Cabang JNE Semarang yang berhasil meningkatkan performa kinerja tim secara keseluruhan. (Bisnis - Risna Mitrawati)

Bisnis.com, SEMARANG — Hampir dua dekade, Wahyu Sangerti Alam menapaki perjalanan karir di JNE. Beragam tugas dan amanah yang dijalani telah membentuknya menjadi seorang pemimpin yang dapat diandalkan oleh tim di manapun berada.

Pada 2020, Wahyu mendapatkan penghargaan sebagai The Best Branch Manager JNE. Penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya sebagai Kepala Cabang JNE Semarang yang berhasil meningkatkan performa kinerja tim secara keseluruhan. 

Di bawah kepemimpinan Wahyu, JNE Cabang Semarang menggungguli performa kerja seluruh jaringan kantor cabang JNE di Indonesia. Di tengah kondisi pandemi Covid-19, kinerja justru meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Dengan rendah hati, pria yang memimpin JNE Cabang Semarang sejak 2018 tersebut mengatakan bahwa prestasi tersebut turut didukung oleh momentum peningkatan transaksi online secara nasional yang jusru terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda. 

Akibat pandemi, terjadi tren peralihan perilaku belanja dari offline menjadi online. Ketika transaksi belanja online meningkat, secara otomatis akan berpengaruh terhadap permintaan terhadap jasa ekspedisi.

“Sejak pandemi tahun lalu memang terjadi peningkatan belanja online karena keterbatasan pergerakan. Ada aturan tidak boleh mudik, pembatasan sosial berskala besar, dan lain-lain. Pada akhirnya terjadi switching belanja ke online. Permintaan terhadap jasa kurir dan ekspedisi meningkat,” ujarnya saat ditemui di kantor JNE Cabang Semarang, Rabu (28/4/2021). 

Peningkatan permintaan jasa ekspedisi, di satu sisi, memang mendongkrak perolehan omset. Namun demikian, berkah tersebut perlu tetap dikelola dengan baik guna menghasilkan profit bagi perusahaan.

Lagi-lagi, Wahyu mengatakan bahwa dirinya beruntung karena dipercaya mengelola JNE Cabang Semarang yang posisinya strategis dan didukung oleh infrastruktur yang mapan. 

Dengan area pemasaran yang membentang dari Pemalang di sisi barat, Bojonegoro di sisi timur, dan Salatiga di sisi selatan, jalur ekspedisi yang tersedia sudah sangat memadai. Seluruh wilayah itu dapat dijangkau dengan ekspedisi darat yang efisien, terlebih setelah tersambungnya Tol Trans Jawa.

“Kami beruntung di Jateng karena sisi transportasinya terbantu oleh infrastruktur sehingga jalur darat menjadi lebih efisien. Sebagian besar ekspedisi menggunakan jalur darat, sedangkan paket-paket yang butuh penanganan cepat tetap memakai jalur udara,” katanya. 

Nilai tambah lain yang turut mendukung meningkatnya kinerja JNE Cabang Semarang, menurut Wahyu, adalah banyaknya jumlah pelaku UMKM di Jateng. Semakin banyak UMKM, artinya semakin banyak mitra yang bisa diajak bekerja sama.

Sampai saat ini, JNE Cabang Semarang telah memiliki ribuan mitra UMKM di Jateng yang telah bekerja sama untuk meningkatkan transaksi.

DUKUNG UMKM

Menyadari pentingnya posisi UMKM sebagai mitra kerja, JNE Cabang Semarang memberikan banyak fasilitas guna mendukung perkembangan mereka. Dalam berbagai kesempatan, JNE menawarkan program diskon ongkos kirim, gratis ongkos kirim, ataupun cashback untuk setiap transaksi yang menggunakan ekspedisi JNE.

Selain itu, bentuk dukungan lain yang diberikan adalah layanan e-fulfillment. Layanan ini memberikan dukungan sistem warehousing bagi UMKM yang membutuhkan sistem gudang dan pengiriman yang lebih efisien. 

Layanan e-fulfillment telah diperkenalkan oleh JNE Cabang Semarang sejak 2019. Dengan layanan ini, UMKM dapat menitipkan stok barang di gudang JNE, untuk kemudian dikelola secara online. Setiap ada transaksi masuk, UMKM akan meneruskannya kepada petugas di gudang JNE yang kemudian akan memprosesnya sesuai dengan detail Stock Keeping Unit (SKU) yang diminta. 

“Dengan layanan ini, mitra UMKM tidak perlu repot mengelola gudang ataupun stock opname sehingga bisa fokus melakukan pengembangan produk dan meningkatkan pemasaran,” tambah Wahyu. 

Memasuki tahun ke-18 berkarir di JNE, Wahyu kian meyakini bahwa bahwa pekerjaannya sangat berarti. Bergelut di bisnis ekspedisi membuat ia bisa mengambil peran secara langsung dalam kehidupan seseorang. 

“Jasa kurir itu amanah. Ketika pekerjaan kita membuat orang senang itu juga menjadi kebahagiaan untuk kita. Kami senang ketika melihat pelanggan bahagia,”pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jne
Editor : Farodlilah Muqoddam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top