Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Indonesia Targetkan 1 Juta Merchant di Jateng Gunakan QRIS

Pertumbuhan QRIS di Jateng ada penambahan 690 ribu pedagang yang sudah memakai, target sampai akhir tahun 1 juta lebih.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 16 September 2021  |  17:56 WIB
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Pribadi Santoso bersama Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan penyerahan bantuan kepada Asosiasi Pedagang Mie Bakso (Apmiso) Jateng, Kamis (16/9/2021). - Bisnis/Alif N.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Pribadi Santoso bersama Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan penyerahan bantuan kepada Asosiasi Pedagang Mie Bakso (Apmiso) Jateng, Kamis (16/9/2021). - Bisnis/Alif N.

Bisnis.com, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah terus memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran secara digital.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Pribadi Santoso, mengatakan BI terus mendorong penggunaan QRIS dan ditargetkan 1 juta merchant di Jateng dapat menggunakan sistem QR code tersebut. Saat ini merchant QRIS meningkat dan terdapat penambahan sekitar 690.000 hingga bulan ini sehingga total sudah 800.000 lebih merchant.

"Pertumbuhan QRIS di Jateng ada penambahan 690 ribu pedagang yang sudah memakai, target sampai akhir tahun 1 juta lebih," ujar Pribadi Santoso usai penyerahan bantuan kepada Asosiasi Pedagang Mie Bakso (Apmiso) Jateng, Kamis (16/9/2021).

Ia menambahkan tidak hanya dari sisi merchant saja, namun BI juga terus mendorong penambahan pengguna terutama dari kalangan mahasiswa.

"Banyak yang digandeng seperti pedagang di pasar, kemudian ke depannya bersama Pemkot Semarang akan mulai di kampus-kampus dan kantin sekolah," jelasnya.

Sekretaris Apmiso Jateng, Cucuk Wahyudi, mengatakan anggota Apmiso yang sudah menggunakan QRIS terus meningkat dan di Kota Semarang sendiri sudah ada 400 lebih pedagang dan akan terus bertambah seiring berbagai sosialisasi yang diberikan BI.

"Anggota kita seluruh Jateng ada 17.000, ke depan akan terus bekerjasama dengan BI untuk terus mensosialisasikan agar QRIS ini semakin banyak lagi," ucapnya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu sangat mengapresiasi berbagai dukungan dan sosialisasi QRIS yang diberikan BI.

Menurutnya, berbagai UMKM, pasar dan pusat pendidikan di Kota Semarang juga siap menerapkan QRIS tersebut.

"Support dari BI ini sangat memberikan manfaat karena pedagang mendapatkan pelatihan yang menambah ilmu. Ke depan di Pasar Johar Semarang akan menggunakan QRIS karena memberikan kemudahan dengan cashless pedagang mendapatkan manfaat," pungkasnya.

Sementara itu bantuan yang diberikan BI pada Apmiso terdapat berbagai macam alat-alat produksi seperti mesin penggilingan daging bakso serta berbagai alat penunjang lainnya. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia jateng QRIS
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top