Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buntut Pemblokiran Paypal, Ini Kata Freelancer di Jateng dan DIY

Pekerja lepas yang kebanyakan bergerak pada sektor industri kreatif merasa dirugikan atas kebijakan pemblokiran yang dilakukan pemerintah.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  16:09 WIB
Buntut Pemblokiran Paypal, Ini Kata Freelancer di Jateng dan DIY
PayPal. - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Ditutupnya akses layanan pembayaran asal Amerika Serikat, Paypal, memberikan dampak negatif bagi pekerja lepas di Jawa Tengah. Meskipun Kementerian Komunikasi dan Informatika per Minggu (31/7/2022) lalu telah membuka akses untuk sementara, namun pekerja lepas yang kebanyakan bergerak di sektor industri kreatif masih terancam kehilangan pendapatan.

"Saya baru akan mendapat bayaran tanggal 14 Agustus nanti lewat Paypal. Uangnya tidak seberapa, tapi saya kerja dua minggu untuk itu. Kalau saya tidak bisa tarik, ya mati saya," jelas Farrady, animator lepas dari Yogyakarta, Selasa (2/8/2022).

Farrady mengaku telah mencoba berbagai cara untuk bisa menarik uangnya dari Paypal, khawatir pemerintah bakal kembali menutup akses ke layanan itu di kemudian hari. "Saya coba withdraw menggunakan DNS, tapi baru dikirim konfirmasi dua jam kemudian. Jadinya akun saya diblokir sementara waktu," jelasnya saat dihubungi Bisnis.

Senada dengan Farrady, Arzena, ilustrator dari Kota Surakarta, menyebut banyak dari kawan-kawannya yang kini kesulitan untuk mencairkan pendapatannya dari Paypal.

"Beberapa kawan ada yang terdampak, tapi yang model kerjanya freelance dari Fiverr atau Upwork gitu. Sama beberapa teman yang kerjanya remote dari perusahaan luar negeri," jelas Arzena.

Untungnya, Arzena yang juga aktif membuat karya berbasis Non-Fungible Token atau NFT tak berdampak banyak dari pemblokiran akses Paypal itu. " Kalau untuk NFT masih aman, karena tidak lewat Paypal. Biasanya langsung dari exchange masuk ke rekening," tambahnya.

Sebelumnya, pada Senin (1/8/2022) lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui siaran persnya menyebut ada 9.106 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang sudah menyelesaikan pendaftaran.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Paypal, Steam, Dota, CS:GO, Yahoo, Epicgame, dan Origins. Komunikasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat juga dijalin untuk mendorong perusahaan-perusahaan tersebut agar bisa segera mendaftarkan PSE-nya di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Hingga Selasa (2/8/2022), Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuka akses terhadap Yahoo, Steam, CS:GO, dan Dota. Dalam siaran persnya, disebutkan bahwa normalisasi itu telah berjalan sejak pukul 08.30 WIB.

Sementara itu, Semuel menyebut akses Paypal telah dibuka sementara sejak Minggu (31/7/2022) hingga Jumat (5/8/2022) pekan ini. "Kami sekali lagi meminta kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan lima hari kerja yang diberikan Kominfo untuk masyarakat bisa memindahkan aset-asetnya di Paypal ke platform lain," jelasnya beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paypal kominfo industri kreatif
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top