Pengusaha Jateng Sambut Rencana Kemenperin Kembangkan Kawasan Industri

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 08 April 2018 | 15:22 WIB
Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang, Jawa Tengah/Bisnis.com-Pamuji Tri Nastiti

Bisnis.com, SEMARANG -- Kalangan pengusaha menyambut baik rencana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengembangkan beberapa kawasan industri di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Optimisme tersebut dirasa cukup relevan karena perekonomian Jateng yang semakin meningkat beberapa tahun terakhir.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi mengatakan pengusaha di Jateng sangat senang dengan dukungan pemerintah memajukan industri di Jateng. Pasalnya, pembangunan serta peremajaan kawasan industri akan menguntungkan pengusaha.

"Kami sangat gembira rencana dari Kemenperin untuk melakukan peremajaan terhadap beberapa kawasan industri. Sebab, dengan perbaikan kawasan industri serta infrastruktur yang baik bisa menambah investasi pada suatu kawasan industri," paparnya kepada Bisnis, Minggu (8/4/2018).

Frans menuturkan Jateng membutuhkan beberapa kawasan industri baru untuk pemerataan pendapatan masyarakat. Jateng disebut sebagai daerah potensial untuk mengembangkan dan membuka suatu usaha karena mempunyai potensi industri yang tinggi serta upah pekerja yang terbilang murah.

"Jateng memerlukan kawasan industri baru agar perekonomian semakin maju, tentunya dengan harga tanah yang murah untuk mendirikan sebuah pabrik baru. Dengan harga yang terjangkau maka pengusaha akan semakin tertarik untuk berinvestasi di Jateng," ucapnya.

Apalagi, saat ini kawasan industri masih terpusat di Eks Karesidenan Semarang dan Eks Karesidenan Soloraya, sebab daerah tersebut merupakan denyut nadi ekonomi Jateng. Frans melanjutkan Jateng bagian selatan merupakan salah satu kawasan potensial yang belum tergarap maksimal oleh pemerintah provinsi.

"Perekonomian Jateng masih ditopang oleh industri garmen dan tekstil serta kayu pada di Eks Karesidenan Semarang dan Soloraya. Kami meminta pemerintah juga membangun kawasan industri di Jateng bagian selatan terutama beberapa kota seperti Cilacap, Banyumas dan Purwokerto," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menuturkan Jateng merupakan daerah potensial untuk pengusaha melakukan investasi. Hal ini didukung oleh sejumlah kawasan industri baru seperti Kawasan Industri Kendal (KIK) yang tengah maju pesat.

Selain itu, Jateng juga dinilai sebagai basis nasional industri garmen dan tekstil serta sepatu. Menperin pun telah berkoordinasi dengan negara lain untuk membahas tarif masuk produk garmen dan tekstil.

"Kami dukung habis-habisan pengembangan industri di Jateng seperti beberapa perusahaan di Boyolali yang sudah melakukan ekspansi ke luar negeri. Pemerintah juga memberikan banyak fasilitas untuk pengusaha seperti kemudahan perizinan," pungkasnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya