PILGUB JATENG 2018: Horor, TPS Ini Bernuansa Gerombolan Makhluk Halus

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 27 Juni 2018 | 10:51 WIB
TPS 07 Gunung Brintik Semarang bernuansa hantu saat pencoblosan Pilkada Serentak 2018, Rabu (27/6).-JIBI/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG - Kesan seram, itu yang terlintas ketika menyambangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 Gunung Brintik, Kelurahan Randusari Kota Semarang. Pasalnya, seluruh petugas TPS menggunakan kostum hantu seperti pocong, kuntilanak dan genderuwo.

Konsep TPS dibuat seseram mungkin dengan beberapa ornamen kain kafan, kerenda mayat dan juga gentong untuk memandikan orang meninggal. Sehingga, semakin meninggalkan kesan seram di TPS tersebut.

Ketua Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) 07 Gunung Brintik Krisyanto mengatakan pembuatan TPS dengan konsep horor ini bertujuan, menarik antusias warga untuk menggunakan hak pilihnya dalam gelaran Pilgub Jateng 2018.

"Kami sengaja membuat TPS 07 Gunung Brintik dengan konsep horor, karena lingkungan kami yang berada ditengah pemakaman. Jadi pembuatan TPS berkonsep horor sangat tepat dilakukan disini," kata Krisyanto Rabu (27/6/2018).

Dijelaskan Krisyanto, TPS 07 Gunung Brintik mempunyai 9 petugas KPPS yang mulai bertugas dari pukul 07.00 pagi sampai selesai. Sementara, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan nyoblos di TPS tersebut berjumlah 340 orang.

Krisyanto menuturkan, sampai pukul 09.30 WIB sudah ada 112 orang yang menggunakan hak suaranya di TPS Gunung Brintik. Menurut Krisyanto, dengan menggunakan kostum horor antusias macsyarakat sangat tinggi untuk menggunakan hak pilihnya.

"Konsep horor terbukti ampuh menyedot minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Tadi ada yang sampai salah TPS karena terlalu bersemangat karena ingin nyoblos disini," tuturnya.

Agam ibrahim (19) warga RT 9 RW 3 Kelurahan Randusari Semarang menuturkan, merasa tidak takut dengan adanya TPS horor tersebut. Dia sudah terbiasa dengan hantu karena tinggal ditengah area pemakaman.

Agam senang dengan adanya TPS horor karena cenderung unik dan lucu. Dia berharap, agar konsep TPS horor terus dipertahankan sebagai ciri khas kampung Gunung Brintik.

"Saya harap pemilu berikutnya konsep ini tetap dipertahankan sebagai identitas kampung Gunung Brintik," katanya.

 

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya