Seksi 3 & 4 Diresmikan, Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang Resmi Beroperasi Penuh

Oleh: Herdiyan 09 November 2018 | 17:12 WIB
Seksi 3 & 4 Diresmikan, Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang Resmi Beroperasi Penuh
Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Pejagan-Pemalang (Seksi 3 dan 4 Brebes Timur-Sewaka) dan Jalan Tol Pemalang-Batang (Segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang), Jumat (9/11/2018)./Bisnis-Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, TEGAL – Jalan Tol Pejagan—Pemalang seksi 3 dan 4 telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (9/11/2018). Dengan demikian, ruas Pejagan—Pemalang telah dapat beroperasi secara penuh.

PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), badan usaha jalan tol (BUJT) dari PT Waskita Toll Road (WTR) secara resmi menyatakan seluruh seksi ruas tol Pejagan—Pemalang sepanjang 57,5 km telah dapat beroperasi secara penuh sejalan dengan diresmikannya seksi 3 dan 4 sepanjang 37,5 km dari Brebes Timur hingga Pemalang.

Sebelumnya, seksi 1 dan 2 sepanjang 20 km dari Pejagan–Brebes Timur telah beroperasi sejak Juni 2016. Selain itu, bersamaan dengan peresmian tersebut juga resmi beroperasi sebagian ruas tol Pemalang – Batang sepanjang 5,7 km yakni segmen Sewaka – Simpang Susun Pemalang.

Peresmian tersebut menambah kontribusi PT Waskita Toll Road (WTR) melalui anak-anak perusahaannya terhadap pemenuhan kebutuhan jalan tol, khususnya jalan tol Trans Jawa yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

PPTR adalah BUJT yang 100% sahamnya dimiliki oleh PT Waskita Trans Jawa Toll Road (WTTR), dimana 70% saham WTTR dimiliki oleh pemegang Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) dan 30% saham dimiliki oleh WTR.

Selain PPTR, WTTR juga memiliki mayoritas saham di PT Semesta Marga Raya (SMR), pemilik konsesi jalan tol Kanci–Pejagan sepanjang 35 km dan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (TJPJT), pemilik konsesi jalan tol Pasuruan—Probolinggo sepanjang 31,3 km.

Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto menyatakan bahwa selain ruas tol Pejagan—Pemalang dalam waktu dekat juga menargetkan dapat mengoperasikan beberapa jalan tol lagi, di antaranya ruas tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) seksi 1 sepanjang 15 km dari Ciawi–Cigombong.

Ruas tol Bocimi tersebut telah memperoleh persetujuan uji laik operasi (ULO) seksi 1 pada 18 Oktober 2018. “Kami berharap beberapa jalan tol lainnya dapat beroperasi dan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/11/2018).

Editor: Herdiyan

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer