Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELONGGARAN SUKU BUNGA: Investasi Diharapkan Makin Bergairah

Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang melonggarkan suku bunga dengan menurunkan 7 day repo rate diharapkan bisa memacu investasi.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 24 Agustus 2017  |  12:47 WIB
PELONGGARAN SUKU BUNGA: Investasi Diharapkan Makin Bergairah
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang melonggarkan suku bunga dengan menurunkan 7 day repo rate diharapkan bisa memacu investasi.

Suahasil Nazara Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mengatakan secara umum kebijakan bank sentral itu bisa memengaruhi suku bunga di pasar supaya ikut turun.

"Kalau suku bunganya turun tentu berikutnya kita harapkan bahwa suku bunga di pasar itu bisa ikut turun untuk mendorong orang investasi," kata Suahasil di Yogyakarta, Kamis (24/8/2017).

Pertumbuhan investasi menurutnya akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun demikian di belum menjelaskan secara detail berapa pertumbuhan yang bisa dicapai seusai pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia.

"Kalau investasi naik itu nanti pengaruhnya ke growth. Tapi gak bisa tanggal berapa bulan berapa begitu," katanya.

Adapun sebelumnya, laju inflasi dan defisit transaksi berjalan yang terkendali menjadi alasan utama Bank Indonesia melonggarkan kebijakan suku bunga dengan menurunkan 7 day Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5% dari 4,75%.

Gubernur Agus D.W. Martowardojo menegaskan pihaknya optimistis inflasi lebih terjaga dengan perkiraaan inflasi sebesar 4% dan inflasi inti sebesar 3% pada tahun ini. Sementara itu tahun depan, inflasi diperkirakan pada kisaran 2,5% -4,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp-el

Sumber : JIBI

Editor : News Editor
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top