Waspada Difteri, Kota Semarang Luncurkan Konsultasi Dokter Gratis!

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan semua pemerintah daerah menjadikan penanganan penyakit difteri sebagai prioritas.
Alif Nazzala Rizqi | 13 Desember 2017 09:37 WIB

Bisnis.com, SEMARANG - Kota Semarang sebagai ibu Kota provinsi Jawa Tengah termasuk daerah yang menetapkan KLB Difteri karena pada 2017 ini ada 1 anak yang terindikasi. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan semua pemerintah daerah menjadikan penanganan penyakit difteri sebagai prioritas.

Instruksi ini disampaikan Tjahjo merespons data Kementerian Kesehatan per Oktober-November 2017 yang menunjukkan ada 11 provinsi yang menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) akibat mewabahnya penyakit difteri di Indonesia.

Adapun 11 provinsi yang melaporkan terjadinya KLB difteri itu adalah Sumatera Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Merespon cepat instruksi Mendagri, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (12/12/2017) meluncurkan layanan konsultasi dokter gratis secara online.

Melalui layanan yang diberi naman Konter Online (Konsultasi Dokter Online) tersebut, Hendi tersebut masyarakat bisa lebih mudah untuk mengecek kondisi kesehatannya dan keluarga.

"Biasanya kalau demam nggak seberapa, cuma hangat-hangat saja, kan masyarakat malas untuk berobat ke dokter, padahal bisa saja itu menjadi gejala difteri", tutur Hendi.

"Maka dari itu dengan layanan gratis konsultasi dokter online ini, masyarakat dimudahkan dengan cukup melakukan konsultasi lewat WA, untuk selanjutnya dipandu, misalnya sakit nggak tenggorokannya, ada putih-putihnya nggak, dan seterusnya", lanjut Hendi.

Untuk layanan konsultasi dokter gratis secara online yang disediakan oleh Pemerintah Kota Semarang ini sendiri, masyarakat bisa mengaksesnya melalui dua cara, melalui telepon ke nomor (024) 1500-132, atau melalui aplikasi pesan singkat Whatpsapp (WA) di nomor 081-129-000-132.

Tag : ktp-el
Editor : News Editor

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top