Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Uji Kelayakan Tol Batang-Semarang Ditargetkan Rampung Akhir 2018

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB ) menargetkan proyek jalan tol Batang-Semarang akan dapat dilakukan uji kelayakan dan dapat dioperasikan penuh pada akhir 2018.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 05 April 2018  |  15:53 WIB
Sebuah mobil melintasi salah satu ruas Tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/3). - Antara/Aditya Pradana Putra
Sebuah mobil melintasi salah satu ruas Tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/3). - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, SEMARANG—PT Jasamarga Semarang Batang (JSB ) menargetkan proyek jalan tol Batang-Semarang akan dapat dilakukan uji kelayakan dan dapat dioperasikan penuh pada akhir 2018.

Direktur Utama PT JSB Arie Irianto mengatakan, dia optimis proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa tersebut dapat selesai sesuai target. Pasalnya, dari sisi pembebasan lahan, proyek yang dikelola oleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. tersebut sudah berhasil membebaskan 98,17% lahan kebutuhan proyek.

“Hingga awal April 2018, progres pembangunan konstruksi proyek jalan tol dengan total panjang 75 Km ini, untuk seluruh seksi sudah mencapai 74,78%,” ujar Arie, dalam keteranga resminya, Kamis (5/4/2018).

Adapun, proyek jalan tol Batang-Semarang tersebut ditargetkan akan menjadi jalur fungsional pada lebaran 2018 mendatang. Seperti diketahui ruas tol tersebut terbagi menjadi lima seksi yakni Batang-Batang Timur (3,20 Km), Batang Timur-Weleri (36,35 Km), Weleri-Kendal (11,05 Km), Kendal-Kaliwungu (13,50 Km) dan Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km).

Nantinya ,di ruas jalan tol tersebut akan dibangun lima gerbang tol (GT) yakni GT Tulis, GT Weleri, GT Kendal, GT Kaliwungu dan GT Kalikangkung.

Adapun sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku optimis bahwa proyek yang menjadi bagian dari mega proyek Jalan Tol Trans Jawa tersebut dapat difungsikan sebagai arus mudik dan arus balik pada lebaran 2018 yang akan jatuh pada bulan Juni 2018.

“Jalur mudik fungsional di tol Semarang-Batang tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya, karena tahun lalu ruas ini masih berdebu.” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan, selain ruas tol Batang-Semarang tersebut, terdapat setidaknya tiga ruas tol lain yang akan dibuka secara fungsional saat arus mudik tahun ini.

Ruas tol tersebut adalah Brebes-Pemalang (43-87 Km), Pemalang Batang (39 Km) dan Salatiga-Boyolali (33,5 Km). Hanung mengaku, pihaknya akan terus melakukan pemantuan agar pada h-6 lebaran, jalur tol fungsional tersebut sudah dapat dibuka.

Sementara itu, untuk ruas tol di Jateng yang dibuka secara operasional a.l. Pejagan-Brebes (13,64 Km), Semarang-Salatiga ( 43,2 Km) dan Solo-Mantingan (55 Km).

“Untuk tol fugsional itu harapan kami tidak turun hujan saat arus mudik. Sebab kalau hujan kita pastikan harus tutup jalur itu. Dampaknya nanti pasti ke jalan provinsi atau jalan alternaitf lain yang membeludak,” ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya juga telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di sejumlah titik jalur mudik di Jateng. Titik kemacetan yang diantisipasi tersebut a.l. pintu keluar tol Brebes Timur, pintu keluar tol Batang-Semarang di Ngaliyan, gerbang tol Manyaran dan gerbang tol Salatiga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top