Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Bakal Prioritaskan Pengukuran Kapal di Sentra Nelayan

Kementerian Perhubungan akan menyasar Jawa sebagai salah satu daerah dengan populasi cukup banyak nelayan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Januari 2019  |  19:26 WIB
Kapal nelayan di pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. - Bloomberg/Dimas Ardian
Kapal nelayan di pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, SEMARANG — Kementerian Perhubungan akan menyasar Jawa sebagai salah satu daerah dengan populasi cukup banyak nelayan untuk melakukan kegiatan percepatan pengukuran kapal-kapal penangkap ikan mulai minggu depan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan 'menjemput bola untuk' melakukan pengukuran ke pelabuhan-pelabuhan perikanan di daerah.

“Saya akan menempatkan orang di pelabuhan-pelabuhan perikanan. Jadi pengukuran itu dilakukan sekali tapi fisiknya [kapal dan kelengkapannya] mesti ada. Kita maunya tertib,” kata Budi dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (31/1/2019).

Dia menjelaskan, kegiatan pengukuran kapal akan dilakukan pada minggu depan dengan menyasar daerah-daerah yang memiliki populasi cukup banyak nelayan seperti di Jawa dan Bitung.

Kemudian, lanjutnya dirinya juga akan mengintensifkan kegiatan tol laut terkait dengan pengisian muatan kapal tol laut dari Indonesia bagian timur ke Indonesia bagian barat melalui kegiatan penangkapan ikan.

Saat ini, ujarnya tingkat keterisian balik kapal-kapal tol laut dari Indonesia bagian timur ke Indonesia bagian barat belum optimal.

“Oleh karenanya saya minta salah satu direktur untuk bertemu nelayan-nelayan seperti di Papua, NTT, Bitung, sehingga kapal mereka itu tidak perlu pulang ke Jawa tapi kita yang lakukan dengan biaya yang murah melalui operator kapal baik Pelni, ASDP, dan Djakarta Lloyd. Nelayan akan lebih produktif di sana,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub nelayan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top