Rel Jalur Ganda Jebres – Kedungbanteng Aktif Pekan Depan

Pengerjaan proyek jalur ganda kereta api ini mencapai 98%.
Farida Trisnaningtyas
Farida Trisnaningtyas - Bisnis.com 01 Maret 2019  |  09:08 WIB
Rel Jalur Ganda Jebres – Kedungbanteng Aktif Pekan Depan
Ilustrasi. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu

Bisnis.com, SOLO — Jalur ganda atau double track kereta api dari Stasiun Jebres Solo hingga Stasiun Kedungbanteng Sragen bakal resmi dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VI Yogyakarta pada Selasa (5/3) mendatang. Pengerjaan proyek jalur ganda kereta api ini mencapai 98%.

PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, Arief Sudyatmoko, mengatakan jalur ganda dari Stasiun Jebres sampai Stasiun Kedungbanteng ini memiliki panjang 34 kilometer (km). Menurutnya, secara garis besar Teknik proyek sudah diselesaikan PT KAI.

“Proyek sudah 98%, 2% ini tinggal mencocokkan sinyal mekanik dan elektriknya. Total proyek jalur ganda ini sebenarnya sepanjang 42 km yang melintasi PT KAI wilayah Daops VI dan Daops VII PT KAI. Sedangkan untuk Daops VI yang dikerjakan 34 km,” katanya, kepada wartawan di Stasiun Balapan Solo, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut Arief memaparkan jalur ganda ini akan melewati enam stasiun, yakni empat stasiun lama dan dua stasiun baru. Stasiun lama adalah Stasiun Masaran, Stasiun Sragen, Stasiun Kebon Kromo, dan Stasiun Kedungbanteng. Sementara untuk stasiun baru Stasiun Palur dan Stasiun Kemiri.

Menurutnya, dua stasiun baru tersebut pembangunannya mencapai 90%. Pihaknya memperkirakan akhir April mendatang baik Stasiun Palur maupun Kemiri bisa beroperasi penuh.

Di sisi lain, pihaknya berharap dengan adanya jalur ganda ini bisa mengurai kepadatan lalu lintas kereta api. Dalam hal ini dimungkinkan penambahan kapasitas jumlah KA yang nantinya melintasi double track ini. Terlebih jalur ganda lintas selatan ini membentang dari Solo hingga Surabaya nantinya.

Sementara itu, Kepala Daops VI Yogyakarta, Eko Purwanto, mengatakan pihaknya melakukan final check jalur ganda sebelum resmi beroperasi pekan depan. Menurutnya, adanya double track ini diharapkan bisa membuka layanan rute lain atau memperpanjang jurusan tertentu.

Pihaknya mencontohkan ini bisa digunakan untuk memperpanjang rute KA Prambanan Ekspres (Prameks) hingga Stasiun Palur, Karanganyar.

“Penambahan jumlah kereta api akan kaji kembali. Namun demikian, kemungkinan dalam waktu dekat kami perpanjang jalur Prameks hingga Stasiun Palur," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rel ganda

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top