Food Truck Festival 2019 Semarang Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner Akhir Pekan

Bagi yang masih bingung mencari tempat nongkrong malam minggu tidak biasa di Kota Semarang, Food Truck Festival 2019 pinggir kali bisa menjadi pilihan untuk kongkow.
Food Truck Festival 2019 Semarang Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner Akhir Pekan Alif Nazzala Rizqi | 27 April 2019 20:14 WIB
Food Truck Festival 2019 Semarang Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner Akhir Pekan
Salah satu booth di Festival Food Truck 2019 Semarang/JIB - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG - Bagi yang masih bingung mencari tempat nongkrong malam minggu tidak biasa di Kota Semarang, Food Truck Festival 2019 pinggir kali bisa menjadi pilihan untuk kongkow.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo baru saja membuka Food Truck Festival 2019 Kuliner Pinggir Kali di Taman Pleret Banjir Kanal Barat, Semarang, yang berlangsung pada 26-28 April 2019.

Jika biasanya kita harus berpindah-pindah tempat untuk nyicipi aneka kuliner khas Semarang, selama tiga hari ke depan hanya cukup berkunjung ke Taman Pleret, sisi Sungai Banjir Kanal Barat.

"Mau yang ringan sampai yang berat dari berbagai tempat ada di sini. Nah hari ini disajikan semuanya dengan sajian yang sangat menarik, bentuknya menarik sangat bergaya anak muda," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Datang mengendarai sepeda motor, Ganjar langsung keliling mengintip satu per satu kuliner yang ditawarkan. Selain daya pikat 60 macam masakan, yang membuat Ganjar betah keliling adalah keunikan dari truk-truk yang dijadikan tempat jualan.

"Dan saya kira acara kuliner menggunakan truk ini sangat menarik karena hadir dari seluruh Indonesia, termasuk orang-orang untuk mengenalkan produk-produk dan kreasi-kreasi utamanya soal kuliner," katanya.

Ganjar mengatakan ini merupakan Festival Food Truck kedua yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menggandeng Pemerintah Kota Semarang. Target utamanya memang untuk menarik wisatawan yang ingin lidahnya bergoyang.

"Kita akan selenggarakan ini setiap tahun. Mudah-mudahan ini jadi salah satu model untuk menarik wisatawan, minimal wisatawan lokal. Hari ini orang jajan dan berkuliner ria jadi lifestyle bahkan sekarang orang berburu. Banyak orang bepergian ke suatu tempat hanya untuk menikmati kuliner," katanya.

Selain 60 food truck dengan aneka masakannya, yang membuat festival kuliner ini mesti dikunjungi adalah eksotisme Sungai Banjir Kanal Barat dan Taman Pleret dengan jembatannya yang cantik. Bahkan vokalis Letto, Noe, memuji kebersihan sungai yang jadi salah satu ikon kota lumpia saat manggung pada pembukaan festival itu.

"Baru kali ini Letto manggung di pinggir sungai. Sungainya bersih luar biasa. Semoga bisa jadi inspirasi bagi sungai-sungai di Indonesia," katanya.

Acara festival kuliner tersebut bakal berlangsung sampai Minggu (28/4/2019) dan dibuka dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Pada Sabtu (27/4/2019), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan ada pemecahan rekor Muri.

"Atraksi dari 30 chef dan pelajar yang akan menyajikan 472 tahu gimbal, salah satu kuliner khas Kota Semarang," katanya.

Dia optimistis gelaran ini bakal menarik minat wisatawan. Jika menengok capaian Festival Food Truck tahun lalu, diselenggarakan tiga hari dengan 45 food truck omzet yang diperoleh mencapai Rp1 miliar. Meski demikian, dia menjamin semua kuliner harganya terjangkau dan bebas dari plastik.

"Nah jika tahun ini kami tambah jadi 60 food truck, kami yakin omzet yang akan diperoleh bisa mencapai Rp2 miliar. Dengan daya tarik seperti itu, harapannya kota-kota lain berminat menyelenggarakan acara serupa," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semarang, ganjar pranowo

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top