Semarang Pecahkan Rekor Muri Penyajian Tahu Gimbal Terbanyak

Ada yang unik dalam gelaran Food Truck Festival 2019 Kuliner Pinggir Kali di Kota Semarang. Bukan hanya truk yang berjejer rapi menjajakan makanan ataupun minuman, namun ada juga pemecahan rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri).
Alif Rizqi
Alif Rizqi - Bisnis.com 27 April 2019  |  19:11 WIB
Semarang Pecahkan Rekor Muri Penyajian Tahu Gimbal Terbanyak
Sebanyak 50 chef dan 50 siswa SMK bahu membahu membuat 472 tahu gimbal kudapan khas Kota Semarang. Sabtu (24/4/2019). - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Ada yang unik dalam gelaran Food Truck Festival 2019 Kuliner Pinggir Kali di Kota Semarang. Bukan hanya truk yang berjejer rapi menjajakan makanan ataupun minuman, namun ada juga pemecahan rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri).

Adapun, rekor yang terpecahkan yakni penyajian 472 tahu gimbal kudapan khas Kota Semarang. Tak kurang 50 chef dan 50 siswa SMK bahu membahu membuat satu persatu makanan dengan citarasa gurih tersebut.

Kendati demikian, Muri baru akan menyerahkan piagam penghargaan besok Minggu (28/4/2019) yang akan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono.

Koordinator sekaligus Head Chef pemecahan rekor Muri tahu gimbal terbanyak, Handy Sapta Putra, mengatakan dalam pembuatan tahu gimbal tidak mengalami kesulitan. Pasalnya, ada 50 chef profesional yang terjun langsung untuk memasak.

Dia menjelaskan, untuk membuat 472 porsi tahu gimbal bahan-bahan yang dibutuhkan yakni tahu 600 pcs lontong 600 pcs, gimbal 600 pcs, telur 50 kilogram, toge 10 kilogram, kol 10 kilogram, bawang merah 3 kilogram slederi 3 kilogram, sambel kacang 20 kilogram, kecap manis 10 liter, asam Jawa 2 kilogram dan bawang putih 2 kilogram.

"Memang cukup banyak komponen untuk membuat tahu gimbal. Namun dibalik banyaknya komponen itu akan tercipta rasa makanan yang gurih, sedap dan bercitarasa tinggi," kata Handy, Sabtu (27/4/2019).

Menurut Handy, dalam membuat tahu gimbal yang paling penting adalah saat menggoreng kacang. Dalam membuat bumbu kacang tidak boleh terlalu matang.

"Kuncinya ya itu saat menggoreng kacang tidak boleh terlalu matang. Kalau matang nanti saat diblender kacang akan jadi pait dan merusak citarasa dari tahu gimbal tersebut," jelasnya.

Senior Manager Muri Sri Widayati menambahkan, pemberian rekor tahu gimbal terbanyak kali ini sekaligus menyambut hari ulang tahun ke-472 Kota Semarang.

Sebelumnya, Kota Semarang juga pernah memecahkan rekor untuk penyajian lumpia terbanyak. Selain lumpia, Semarang juga tercatat pernah membuat tumpeng tertinggi pada saat hari ulang tahun BUMN.

"Pemberian rekor tahu gimbal terbanyak sangat pas dengan ulang tahun ke-472 Kota Semarang. Nanti piagam akan kami serahkan langsung ke pemerintah provinsi untuk menerimanya," kata Sri.(kom)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semarang, food truck

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup