Ada Peluang Truk Kecepatan Lambat Dihentikan Saat Arus Mudik

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah memetakan kemungkinan truk dengan kecepatan lambat akan diberhentikan terlebih dahulu.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  18:17 WIB
Ada Peluang Truk Kecepatan Lambat Dihentikan Saat Arus Mudik
Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG — Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah memetakan kemungkinan truk dengan kecepatan lambat akan diberhentikan terlebih dahulu meskipun berada di jalan nasional saat arus mudik.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Tengah Ginaryo, mengungkapkan kemungkinan truk dengan kecepatan lambat diberhentikan terlebih dahulu karena dapat menghambat arus lalu lintas.

Kantong-kantong parkir untuk menampung angkutan barang truk berkecepatan lambat ketika diberhentikan, ujarnya disediakan oleh Dishub Kabupaten/Kota seperti tahun lalu.

“Mungkin saja, secara situasional, mobil-mobil truk yang kecepatannya lambat dipinggirkan dulu,” kata Ginaryo kepada Bisnis, Selasa (28/5/2019).

Dia menjelaskan, tidak ada larangan bagi angkutan barang truk untuk melintas di jalan nasional pada masa mudik lebaran, kecuali jalan-jalan nasional yang memang dibatasi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM37/2019 tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Angkutan Lebaran 2019, angkutan barang truk dengan sumbu 3 atau lebih tidak boleh melintas jalan nasional Medan – Berastagi Tanah Karo.

Kemudian, Pemalang Siantar – Prapat Simalungan, Palembang – Jambi, Gerem – Merak, Bandung – Nagreg – Tasikmalaya, Pandaan – Malang, Probolinggo - Lumajang, Jombang - Caruban, Banyuwangi - Jember, dan Denpasar - Gilimanuk.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Ditlantas terkait dengan kemungkinan banyak angkutan barang yang akan melintas di jalan nasional Jawa Tengah pada masa mudik lebaran tahun ini.

"Nanti ada komando dari petugas posko terpadu," katanya.

Pada masa angkutan mudik lebaran tahun ini, dia menuturkan, pihaknya mempersiapkan 350 personil yang tersebar di posko induk, 6 balai, dan 22 terminal tipe B.

Menghadapi masa angkutan mudik lebaran 2019, sejumlah langkah telah dilakukan oleh Dishub Jateng seperti rampcheck terhadap angkutan bus, pemasangan rambu jalur alternatif, marka pada daerah rawan kecelakaan lalu lintas, dan sebagainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, Angkutan Barang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top