Wisatawan di DI Yogyakarta Diimbau Waspadai Tinggi Gelombang Laut Selatan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan tinggi gelombang Laut Selatan mencapai 2-3 meter.
Wisatawan di DI Yogyakarta Diimbau Waspadai Tinggi Gelombang Laut Selatan Newswire | 08 Juni 2019 18:25 WIB
Wisatawan di DI Yogyakarta Diimbau Waspadai Tinggi Gelombang Laut Selatan
Pengunjung menikmati suasana Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (25/12/2018). - ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, JAKARTA -- Wisatawan yang berlibur di pantai-pantai DI Yogyakarta selama masa Lebaran 2019, diimbau mewaspadai tinggi gelombang Laut Selatan.

Kepala Kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta Etik Setiyaningrum mengatakan berdasarkan prakiraan pada Jumat (7/6/2019), tinggi gelombang Laut Selatan mencapai 2-3 meter.

"Kalau di atas 2,5 meter termasuk kategori cukup tinggi. Kami mengimbau wisatawan yang mau mandi untuk berhati-hati serta memperhatikan peringatan pengawas pantai," tegasnya seperti dilansir Antara, Sabtu (8/6).

Berdasarkan prakiraan saat ini, gelombang perairan selatan DI Yogyakarta memiliki pergerakan dari tenggara menuju barat laut.

Etik melanjutkan secara umum, provinsi itu telah memasuki musim kemarau. Dengan demikian, curah hujan sudah memasuki kategori rendah antara 0-20 mm selama Juni 2019.

Adapun puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli-Agustus 2019, dengan curah hujan antara 0-10 mm.

"DI Yogyakarta sudah akan masuk semua ke dalam awal musim kemarau. Kemarau ini secara periodik akan menguat setiap bulannya," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMKG, gelombang tinggi

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top