Bank Jateng Sabet Penghargaan BPD Terbaik Kategori BUKU III

Bank Jateng dinobatkan sebagai bank terbaik untuk kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD) Buku III (modal inti Rp5 triliun – Rp30 triliun).
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 02 Juli 2019  |  10:40 WIB
Bank Jateng Sabet Penghargaan BPD Terbaik Kategori BUKU III
(dari kiri) Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK, Antonius Harie P.M saat menyerahkan penghargaan bank BPD terbaik kategori Bank Pembangunan Daerah BUKU III kepada Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng, Pujiono. - Ist

Bisnis.com, SEMARANG — Bank Jateng kembali menyabet penghargaan sebagai bank BPD terbaik kategori Bank Pembangunan Daerah BUKU III yang digelar oleh Majalah Investor pada acara Awards Best Bank 2019 di Balai Kartini Jakarta Jumat (28/6/2019) lalu.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK, Antonius Harie P.M dan diterima oleh Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng, Pujiono.

Adapun, sebanyak 20 bank umum nasional terpilih menjadi Bank Terbaik Tahun 2019 versi Majalah Investor. Bank-bank tersebut berhasil menjadi yang terbaik setelah lolos seleksi awal dan unggul dalam tahap pemeringkatan berdasarkan pengelompokan modal inti.

"Tiap kelompok ditetapkan tiga bank terbaik. Selain 20 bank tersebut, terdapat empat bank lain meraih penghargaan khusus, sesuai kontribusi masing-masing bagi perekonomian maupun kemajuan industri perbankan nasional," kata Ketua Dewan Juri, Zulkifli Zaini melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (2/7/2019).

Dia menjelaskan, Bank Jateng dinobatkan sebagai bank terbaik untuk kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD) Buku III (modal inti Rp5 triliun – Rp30 Triliun), penghargaan diberikan untuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, PT Bank Jawa Timur Tbk, dan PT Bank DKI.

"Hal ini menjelaskan bahwa Bank Jateng terus mampu membuktikan konsistensinya dalam memberikan pelayanan dan menjaga kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan," tambahnya.

Menurutnya, secara umum, kinerja bank yang jadi pemenang memang layak mendapat apresiasi. Persoalan terkini dari perbankan nasional adalah posisi LDR (loan to deposit ratio) yang cenderung meningkat.

"LDR menjadi tantangan perbankan saat ini. Tetapi bank-bank yang berhasil menjadi yang terbaik di kelasnya sudah terseleksi, karena umumnya punya posisi LDR yang cukup baik,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Majalah Investor Komang Darmawan menuturkan, Bank-bank yang meraih penghargaan tahun 2019 sudah terseleksi pada kelas masing-masing, beberapa di antaranya mengulang prestasi yang diraih tahun lalu.

"Sesuai tahapan penjurian, penghargaan diberikan setelah bank-bank ini lolos seleksi awal dan menjadi yang terbaik pada tahap pemeringkatan yang mengacu pada 12 kriteria pemeringkatan yang dirumuskan Dewan Juri,” katanya.

Sedangkan, untuk 12 kriteria pemeringkatan yang digunakan meliputi: CAR 2018 (capital adequacy ratio), NPL 2018 (non performing loan), ROA 2018 (return on asset), ROE 2018 (return on equity), NIM 2018 (net interest margin), BOPO 2018 (perbandingan beban operasional dengan pendapatan operasional), LDR 2018 (loan to deposit ratio), pertumbuhan pendapatan bunga bersih, pertumbuhan pendapatan operasional selain bunga, pertumbuhan laba operasional, pertumbuhan kredit, dan rasio cost to asset.

“Penghargaan ini memberikan motivasi positif dan sebagai pemicu bagi kami untuk senantiasa memberikan layanan terbaik bagi nasabah. Bank Jateng akan tetap konsisten dan berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan di masa yang akan datang dalam segala aspek," ujar Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng, Pujiono.

Secara terpisah Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengatakan, di usia yang semakin matang yakni 56 tahun, Bank Jateng akan terus berkomitmen untuk lebih memaksimalkan peran dan kontribusi bagi masyarakat dan Indonesia.

Supriyatno yang juga sebagai Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menambahkan, sebagai salah satu BPD terbaik pada BUKU III peran dan kontribusi Bank Jateng yang optimal sangat dibutuhkan masyarakat.

"Tidak sekadar mencari terobosan melainkan juga bersikap dalam melayani masyarakat salah satunya adalah dengan melakukan percepatan transformasi bank ke arah digital," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank jateng

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top