Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Jateng Sedang Membangun 11 Embung Baru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang membangun 11 embung baru untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  15:44 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang membangun 11 embung baru untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jateng, Eko Yunanto mengatakan, 11 embung baru tersebut akan dibangun di sejumlah kabupaten yakni di wilayah Wonogiri, Demak, Kendal, Tegal, Pati, dan Purbalingga.

"Tahun 2018 kita sudah bangun 81 embung, dan di 2019 ini akan bangun 11, jadi totalnya 92 embung," katanya, Rabu (17/7/2019).

Dikatakan, embung-embung tersebut nantinya akan berfungsi sebagai tadah air hujan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Disebutnya, untuk pembangunan satu buah embung dengan luas satu hektare dibutuhkan anggaran Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar. Namun hal itu masih kondisional, melihat kondisi embung yang akan dibangun tersebut.

"Embung ini kita buat menjawab kekurangan air baku, tidak selalu didesain untuk irigasi padi, karena butuh air banyak. Dulunya embung untuk pengairan tanaman ekonomi tinggi, seperti kelengkeng dan buah naga. Namun sekarang ada kesenjangan kekeringan air bersih, sehingga konsep embung harus dihadirkan di tempat yang membutuhkan," tuturnya.

Sementara itu, kata dia secara kumulatif total embung yang dibangun Pemprov Jateng telah mencapai total 1.190 dengan berbagai kategori.

Pembangunan tersebut dilakukan baik di bawah BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, dan lainnya. (k28).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top