BRI Klaim Kinerja Tidak Terpengaruh Masalah Duniatex Group

Emiten perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjelaskan kredit Duniatex Group sudah dilindungi (cover) dengan agunan yang cukup, sehingga tidak memengaruhi kinerja perusahaan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  21:02 WIB
BRI Klaim Kinerja Tidak Terpengaruh Masalah Duniatex Group
Repro - duniatex.com

Bisnis.com, SEMARANG—Emiten perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjelaskan kredit Duniatex Group sudah dilindungi (cover) dengan agunan yang cukup, sehingga tidak memengaruhi kinerja perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi Kamis (25/7/2019), VP Sekretariat Perusahaan Zainuddin T. Burutu menyampaikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Ada dua poin utama yang disampaikan.

Pertama, emiten bersandi saham BBRI ini tidak memiliki eksposur kepada PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT). BBRI juga masih mengkaji dampak apabila terjadi kemungkinan gagal bayar DMDT terhadap perusahaan lain pada Duniatex Group.

Kedua, eksposur Duniatex Group di BRI telah di-cover dengan agunan yang cukup, sehingga manajemen meyakini tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja BRI.

Menurut sumber Bisnis, Duniatex Group memiliki kredit Rp1 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Selain itu, JP Morgan menyebutkan BRI Syariah memiliki piutang terhadap Duniatex sebesar Rp280 miliar.

Di lantai bursa, hari ini saham BBRI menguat 10 poin atau 0,22% menjadi Rp4.460. Harga menguat 21,86% sepanjang 2019. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp550,12 triliun.

Seperti diketahui, perusahaan tekstil yang berbasis di Karanganyar, Duniatex Group, mengalami permasalahan utang. Anak usahanya, PT Duta Merlin Dunia Textile (DMDT) dikabarkan gagal membayar bunga dan pokok surat utang dengan total nilai US$11 juta, yang jatuh tempo pada 10 Juli 2019.

Nilai obligasinya sendiri mencapai US$300 juta dengan tenor 5 tahun dan kupon 8,625 persen. Surat utang itu diterbitkan pada Maret 2019.

Selain itu, DMDT juga menarik kredit sebesar Rp5,25 triliun dan US$362,3 juta pada 2018 dari sejumlah perbankan. Bahkan menurut sumber Bisnis, sejumlah bank tengah merestrukturisasi utang Duniatex Group senilai Rp17 triliun.

Menurut keterangan di situs perusahaan, Duniatex adalah produsen tekstil terbesar di Indonesia, yang berfokus pada pemintalan, pertenunan, pencelupan, dan finishing. Perusahaan ini terdiri dari 18 perusahaan terbatas (PT), tersebar di beberapa lokasi dengan luas lahan lebih dari 150 hektar.

Duniatex telah mencapai Sertifikasi Standar Mutu ISO: 9001: 2000 dengan dukungan lebih dari 40.000 pekerja. Pelanggan perusahaan tersebar di beberapa negara di empat benua yang berbeda, yakni Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bri, duniatex

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top