Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 900 Meter

Pengamatan CCTV awan panas guguran terpantau keluar dari Gunung Merapi pada pukul 9:45 WIB selama 90 detik dengan amplitudo 60 mm.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  15:32 WIB
Warga melihat pemandangan Gunung Merapi di kawasan Magelang, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2019). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Warga melihat pemandangan Gunung Merapi di kawasan Magelang, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2019). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, YOGYAKARTA — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan satu kali awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 900 meter pada Kamis.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resmi di Yogyakarta, Kamis (22/8/2019), menyebutkan dari pengamatan CCTV awan panas guguran terpantau keluar dari Gunung Merapi pada pukul 9:45 WIB selama 90 detik dengan amplitudo 60 mm.

Selain awan panas guguran, pada periode pengamatan Kamis (22/8) mulai pukul 06:00 sampai 12:00 WIB, BPPTKG juga mencatat satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 60 mm selama 90.23 detik, lima kali gempa guguran dengan amplitudo 3-24 mm mm selama 32.92-80.44 detik, satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 20 mm selama 55.96 detik, dan satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 70 mm selama 19.4 detik.

Kemudian, satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 8 mm selama 39.8 detik, dan satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 45 mm selama 14.32 detik.

Pada periode itu, asap kawah tidak teramati. Cuaca di gunung itu cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut dengan suhu udara 20.8-26.6 derajat Celcius, kelembaban udara 19-70 persen, dan tekanan udara 630-710.6 mmHg.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, untuk sementara BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Meski demikian, menurut dia, objek-objek wisata di sekitar Gunung Merapi seperti Kawasan Kaliurang, Kaliadem, Klangon, Deles dan kawasan lain yang berada di luar radius 3 km dari puncak aman untuk dikunjungi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung merapi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top