APA Sports Meet, Ajang Olah Raga Dongkrak Pariwisata

Gelaran Asean Port Association (APA) Sports Meet ke-13 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah pada 1721 September 2019 turut mendongrak sektor pariwisata di kedua provinsi tersebut.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 September 2019  |  19:00 WIB

Bisnis.com, YOGYAKARTA—Gelaran Asean Port Association (APA) Sports Meet ke-13 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah pada 17—21 September 2019 turut mendongrak sektor pariwisata di kedua provinsi tersebut.

Bertindak sebagai penyelenggara APA Sports Meet ke-13 adalah PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, bersama dengan Pelindo I, III, dan IV.

Corporate Secretary IPC Shanti Puruhita menyampaikan, ada 1.000 lebih tamu dari sejumlah negara di Asia Tenggara yang berpartisipasi dalam ajang APA Sports Meet ke-13. Selain melakukan pertandingan persahabatan antar negara, mereka juga bersemangat untuk berwisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Dari beberapa kali rapat bersama APA, mereka juga penasaran dan tertarik mengeksplorasi wisata Yogya dan sekitarnya, terutama Candi Borobudur,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (19/9/2019).

Oleh karena itu, selaku penyelenggara IPC menyediakan sejumlah paket-paket pariwisata ke berbagai titik, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Goa Pindul, dan sebagainya. Paket pariwisata itu bisa dipesan H-1 agar panitia bisa menyiapkan berbagai kebutuhan.

Para delegasi sudah datang ke Yogyakarta sejak Jumat (12/9/2019) pekan lalu. Artinya, sekitar seminggu mereka bisa menikmati pariwisata Jateng dan DIY.

Shanti mengungkapkan, kedatangan tamu juga membuat okupansi hotel berbintang meningkat. Pasalnya, IPC pun sempat kesulitan mendapatkan kamar karena rata-rata hotel sudah dipesan.

Pemilihan lokasi di Yogyakarta juga tak lepas dari misi pariwisata kepada negara-negara tetangga, bahwa Indonesia tidak hanya memiliki Bali. Masih banyak lokasi wisata lainnya yang luar biasa di Kota Gudeg dan sekitarnya.

Selain itu, Yogyakarta dan Jateng memiliki sarana olah raga yang dibutuhkan untuk kompetisi. Ada 7 cabang olah raga yang dipertandingkan, seperti futsal, tenis meja, bulu tangkis, tenis, mini marathon, golf, dan bowling.

“Makanya kami pilih lokasi di Yogya, dan sebagian Jateng. Di samping memang ada misi pariwisata, yaitu mengenalkan potensi Indonesia lewat Yogya,” imbuhnya.

Ajang APA Sports Meet juga menjadi sarana menjalin solidaritas dan kolaborasi antara pengusaha pelabuhan se-Asia Tenggara. Pada akhir acara, sejumlah tamu ingin melakukan studi banding ke Pelabuhan Tanjung Priok, yang dikelola IPC.

Shanti menjelaskan, sebetulnya 9 negara anggota APA saling terkoneksi dan bekerja sama dalam satu regional. Dengan demikian, proses arus barang logistik dapat berjalan semakin lancar.

“Kita harus melakukan sinergi logsitik, tidak saling berkompetisi, karena barang masuknya per regional. Adanya hubungan baik juga bisa menekan cost logistik di Asean,” ujarnya.

Menurutnya pelabuhan adalah salah satu pintu gerbang ekonomi suatu negara. Setiap pelabuhan besar beroperasi, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya ikut bertumbuh. Oleh karena itu, penting adanya saling sinergi antar pelaku usaha di bidang pelabuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo ii, olahraga

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top