Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jateng Berencana Optimalkan Distribusi Logistik Lewat KA

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengoptimalkan pengangkutan barang industri menggunakan kereta api logistik.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 25 Oktober 2019  |  01:10 WIB
Jateng Berencana Optimalkan Distribusi Logistik Lewat KA
Kereta barang milik PT Kereta Api Indonesia. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengoptimalkan pengangkutan barang industri menggunakan kereta api logistik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebutkan kelengkapan infrastruktur di Jateng menarik minat pebisnis untuk investasi dan mendorong kegiatan industri. Namun, salah satu problem yang dihadapi ialah moda angkutan logistik atau barang yang masih mengandalkan jalan raya dan tol.

“Problem besarnya kalau kita pakai tol [untuk angkutan barang], itu jadinya tumpang tindih antara moda logistik dan moda orang. Inilah yang menyebabkan sering terjadi kemacetan,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Menurut Ganjar, idealnya rantai logistik untuk barang dalam jumlah atau ukuran besar dari jalan raya dipindahkan ke rel KA. Jadi, jalur jalan raya khususnya Pantai Utara Jawa (Pantura), hanya untuk kendaraan logistik kelas ringan dan penumpang.

Jateng sebetulnya memiliki kelebihan dibandingkan provinsi lain, yakni memiliki sistem jalur KA yang melingkar (loop), sehingga menghubungkan sisi utara, timur, selatan, barat. Selain itu, jalur tersebut sudah dobel trek.

“Yang saya belum berhasil itu, rantai logistik di jalan raya dipindahkan ke rel, dan kemudian sampai pelabuhan. [Logistik besar] tidak lagi masuk Pantura, karena lama-lama habis sudah jalurnya terpakai,” imbuhnya.

Oleh karena itu, sambungnya, Pemprov Jateng akan mencoba mendorong penggunaan KA logistik agar dapat lebih optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top