Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Kontroversial, Layanan Grab Wheel Akan Tersedia di Kudus

Plt. Bupati Kudus H.M. Martopo menuturkan layanan Grab Wheel akan ditempatkan di area Balai Jagong dan pada saat Car Free Day.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 November 2019  |  20:36 WIB
Pengguna Grabwheels - Antara
Pengguna Grabwheels - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama dengan Grab sedang menggodok aturan perihal layanan Grab Wheel. Kerja sama antara pemerintah dan swasta tersebut juga berkaitan dengan komitmen Pemkab Kudus untuk menekan polusi.

Plt. Bupati Kudus H.M. Martopo menuturkan layanan Grab Wheel akan ditempatkan di area Balai Jagong dan pada saat Car Free Day (CFD). Selain itu, keberadaan Grab Wheel untuk melengkapi fasilitas tempat wisata Kabupaten Kudus.

“Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Kudus yang selalu membuka berbagai inovasi untuk memajukan Kudus. Kami mendukung berbagai inovasi untuk kemajuan Kudus. Kami harap keberadaan Grab Wheel dapat mengurangi polusi dan melengkapi fasilitas di Kudus,” paparnya dalam siaran  pers, Rabu (27/11/2019).

Dia menginstruksikan Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan Kudus, dan Disdikpora untuk mempersiapkan uji coba Grab Wheel. Apalagi, kawasan Balai Jagong telah dikenal memiliki banyak stan dan tempat perentalan sepeda.

Martopo mengimbau supaya pembahasan dilakukan mendetail, sehingga tidak ada konflik yang terjadi. Mekanisme layanan Grab Wheel menggunakan sistem rental.

Sementara itu, City Lead Kudus Raya Grab Ardian Cahyo Ardian, menyampaikan nantinya Grab Wheel akan menggunakan sistem sewa dengan skema waktu dan tarif yang telah ditentukan.

Pengguna yang bisa menyewa Grab Wheel minimal berusia 18 tahun, sehingga diharapkan dapat memahami prinsip keselamatan dan keamanan di tempat umum.

Nantinya, ada pembagian pendapatan antara Pemkab Kudus sebagai pemilik tempat dan Grab sebagai penyedia jasa. Diharapkan, Grab Wheel dapat disewakan kepada khalayak umum pada awal 2020.

“Di area eks-Karisidenan Pati, kami baru masuk Kabupaten Kudus. Semoga awal tahun nanti Grab Wheel dapat dinikmati warga Kudus,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

grab indonesia skuter listrik
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top