Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD Jateng Setuju PRPP Jadi Perseroda, Raperda masih Digodok

DPRD Jawa Tengah menilai perubahan PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng menjadi perseroda sangat tepat untuk segera diwujudkan.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  17:28 WIB
DPRD Jateng Setuju PRPP Jadi Perseroda, Raperda masih Digodok
Pengunjung berfoto di area festival lampion Pesta Rakyat Jateng Fair di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/8/2016). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - DPRD Jawa Tengah menilai perubahan PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng menjadi perseroda sangat tepat untuk segera diwujudkan.

Sekretaris Komisi C DPRD Jateng Sriyanto Saputro mengatakan status perseroda atau perseroan daerah lebih memiliki kelebihan dibanding dengan status perumda, sehingga perubahan diyakini akan membawa PRPP berkembang lebih baik.

"Kita tengah menggodok terlebih dahulu raperda perihal perubahan bentuk badan hukum PT PRPP," ujar Sriyanto, Selasa (10/3/2020).

Menurutnya, sejak era Gubernur Ismail, PRPP merupakan sebuah pengembangan kawasan yang sebenarnya memiliki nilai strategis. Namun seiring berjalannya waktu, perkembangannya tidak terlalu mencolok.

"Karena itulah dengan perubahan status hukum diharapkan bisa menambah nilai jual," jelasnya.

Sementara itu, Dirut PT PRPP Titah Listyorini mengatakan, PRPP dan Taman Maerokoco masih menjadi destinasi andalan di Kota Semarang.

Jumlah pengunjung pun terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Ia menyebutkan, dalam kurun empat tahun terakhir ini sejak 2016 jumlah pengunjung tidak pernah turun.

"Tercatat pada 2016 jumlah pengunjung 131 ribu orang, berturut-turut 421.156 (2017), 452.770 (2018), 465.000 (2019)," jelasnya.

Disebutnya, secara keseluruhan kawasan ini bisa dikembangkan. Selain akses menuju bandara, keberadaannya juga di pusat kota, sehingga menjadikan kawasan ini begitu strategis.

Lahan di Grand Maerakaca memiliki luas 248.800 meter persegi. Sementara PRPP memiliki luas mencapai 154.900 meter persegi. "Kami juga ada lahan di PRPP untuk ditawarkan ke pengembangan kawasan MICE kepada investor," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng pariwisata jateng BUMD Jawa Tengah
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top