Pasien Corona Meninggal di Kariadi Semarang, Penularan Lokal

Pasien memiliki mobilitas tinggi dengan riwayat perjalanan ke berbagai daerah dalam waktu dekat ini, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  12:31 WIB
Pasien Corona Meninggal di Kariadi Semarang, Penularan Lokal
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan wisata Museum Cagar Budaya Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/3/2020). Penyemprotan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Semarang di sejumlah tempat wisata seperti Kawasan Cagar Budaya Kota Lama Semarang dan Museum Lawang Sewu itu sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) di tempat wisata. - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, SOLO — Jumlah korban jiwa akibat virus corona (Covid-19) di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bertambah. Korban terbaru itu adalah pasien positif virus corona yang dirawat di RSUP dr Kariadi, Kota Semarang, Jateng.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang meninggal, Selasa (17/3/2020) dini hari menjelang subuh.

“Pasien merupakan laki-laki, berusia 43 tahun. Meninggal di RSUP dr Kariadi. Sudah dirawat 10 hari,” tutur Ganjar di kantornya, Selasa (17/3/2020) siang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengatakan pasien positif virus corona di RSUP dr Kariadi Semarang itu meninggal Selasa sekitar pukul 03.48 WIB.

“Dia sempat dirawat di dua rumah sakit milik swasta karena penyakit yang lain. Baru tanggal 10 [Maret] dirawat di RSUP dr Kariadi. Tadi, sore [Senin,16 Maret], kita dapat hasil tesnya kalau dia positif Covid-19,” ungkap Yulianto Prabowo kepada JIBI.

Yulianto menyatakan, menurut sepengetahuannya, pasien positif virus corona yang meninggal di RSUP dr Kariadi Semarang itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Meski demikian, pasien memiliki mobilitas tinggi dengan riwayat perjalanan ke berbagai daerah dalam waktu dekat ini, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.

“Dia warga asli Kota Semarang. Usianya 43 tahun,” tegas Yulianto Prabowo.

Yulianto menambahkan total sudah ada 69 pasien dalam pengawasan atau suspect virus corona yang telah dirawat di Jateng. Dari jumlah sebanyak itu, 24 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, ada tiga orang di antaranya meninggal dunia, tapi bukan karena Covid-19.

Dengan meninggalnya pasien RSUP dr Kariadi Semarang itu, total sudah ada dua orang di Jateng yang meninggal dunia akibat terjangkit atau positif virus corona.

Sebelumnya, kematian juga dialami pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di RSUD dr Moewardi Solo. Pasien itu meninggal dunia Rabu (11/3/2020) siang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa tengah, Virus Corona

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top