Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ironi Sosial. Orang Pingsan di Trotoar, Warga Tak Menolong Takut Corona

Mereka tidak berani menolong karena khawatir korban terpapar Corona.
Bayu Jatmiko Adi
Bayu Jatmiko Adi - Bisnis.com 28 Maret 2020  |  15:47 WIB
Polisi dan tim kesehatan mengevakuasi kondektur bus yang pingsan di trotoar di sekitar Kantor Kecamatan Simo, Sabtu (28/3/2020). - Istimewa
Polisi dan tim kesehatan mengevakuasi kondektur bus yang pingsan di trotoar di sekitar Kantor Kecamatan Simo, Sabtu (28/3/2020). - Istimewa

Bisnis.com, BOYOLALI – Seorang kondektur bus ditemukan pingsan di sekitar kantor Kecamatan Simo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). Warga setempat sempat tidak berani mengevakuasi si kondektur lantaran khawatir diduga terpapar virus corona.

Tetapi, setelah diperiksa korban bernama Suwanto itu diketahui mengalami gejala strok. Kapolres Boyolali, AKBP Rachmad Nur Hidayat, melalui Kasubag Humas Polres Boyolali, AKP Joko Widodo, mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu pukul 06.00 WIB.

Suwanto, 51, warga Bangak, Banyudono, Boyolali, ditemukan pingsan di trotoar depan kantor Kecamatan Simo. Saat itu korban turun dari bus Budi Jaya dan berniat beristirahat di trotoar.

Tidak lama kemudian si kondektur bus pingsan di trotoar depan Kantor Kecamatan Simo, Boyolali, tersebut. Warga pun sempat berkerumun di lokasi kejadian. Namun awalnya mereka tidak berani menolong karena khawatir korban terpapar virus corona.

"Sempat dikira terkena corona, karena pingsan di jalan. Masyarakat pun takut. Kemudian warga melaporkan ke kantor polisi. Akhirnya polisi bersama petugas kesehatan datang ke lokasi," kata dia ketika dihubungi Solopos.com, Sabtu (28/3/2020).

Tetapi setelah diperiksa, ternyata si kondektur bus di Boyolali itu bukan terinfeksi virus corona, melainkan mengalami gejala strok.

"Kebetulan dokter yang datang sudah mengetahui riwayat penyakit korban. Tekanan darahnya tinggi dan menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat tekanan darah tinggi," lanjut Joko.

Selanjutnya aparat Polsek Simo bersama petugas Puskesmas Simo mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kasus orang tergeletak di jalan dan dikira terpapar virus corona belakangan ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Salah satunya terjadi di Wonogiri, Kamis (26/3/2020).

Ada seorang perempuan tergeletak di tepi jalan Desa Boto, Jatiroto, Wonogiri, namun warga tak berani menolong karena takut jika orang itu terinfeksi virus corona. Tetapi, setelah diselidiki ternyata si wanita memiliki riwayat sering pingsan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan sosial Virus Corona

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top