Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langgar Larangan Penerbangan Balon Udara, Pemda Wonosobo Bakal Denda Rp500 Juta

Saat pemerintah daerah Wonosobo melarang penerbangan balon udara, masih aja ada sekelompok masyarakat yang melanggar.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  22:57 WIB
Warga melepaskan balon ke udara saat mengikuti Java Balloon Festival di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (21/6/2018). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Warga melepaskan balon ke udara saat mengikuti Java Balloon Festival di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (21/6/2018). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan akan memberikan denda hingga Rp500 juta, bagi masyarakat yang nekat menerbangkan balon udara di tengah pandemi virus Corona.

Sebelumnya, Pemda Wonosobo telah menerbitkan larangan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara tradisional.

Dalam surat yang diteken oleh Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo tertulis

1. Guna pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wonosobo agar tidak mengadakan kegiatan pembuatan Balon Udara tradisional, penerbangan balon udara tradisional, festival balon udara atau kegiatan sejenis lainnya.

2. Setiap orang yang dilarang menerbangkan atau mengoperasikan pesawat udara yang dapat membahayakan keselamatan udara, penumpang dan barang, dan atau penduduk atau mengganggu keamanan dan ketertiban umum atau merugikan harta benda milik orang lain.

Setiap orang dengan sengaja menerbangkan atau mengoperasikan pesawat udara yang membahayakan keselamatan udara, penumpang dan barang, dan atau penduduk yang merugikan harta benda milik orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 53 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

3. Penerbangan Balon Udara Tradisional dengan cara ditambatkan selama pandemi Covid-19 ditiadakan.

Andang meminta kepada camat agar menindaklanjuti ketentuan yang ditetapkan, hingga kepada kepala desa atau lurah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wonosobo balon udara
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top